Covid-19 Tidak Mengalangi SMP Yapis Manokwari Terapkan Pembelajaran Secara Daring

  • Whatsapp

MANOKWARI-Dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 dilingkungan Instansi Pemerintah daerah dan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tanggal 17 maret 2020 tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus (covid-19) yang dimulai sejak tanggal 18 maret hingga tanggal 3 april 2020 sampai dengan 3 april dan mulai efektif pada tanggal 6 april 2020.

Pembelajaran secara daring dari rumah rupanya diterapkan oleh SMP Yapis Manokwari.

Kepala SMP Yapis Manokwari, Naharudin kepada Kabartimur, Selasa 31 Maret 2020 menyampaikan, pihaknya sepakat dengan himbauan pemerintah melalui Surat Edaran, yang mana bersama para guru dan tata usaha menerapkan belajar dari rumah dengan menggunakan Aplikasi Zoom.

Naharudin menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan pertama yaitu mendownload aplikasi zoom dan selanjutnya melakukan registrasi, setelah itu muncul id yang nantinya digunakan oleh guru maupun peserta didik dalam membentuk kelas.

Baca Juga :   Kasus Pencurian di Kompleks Sowi akan Segera Tahap II

“Berdasarkan evaluasi selama beberapa hari terakhir, tingkat partisispasi peserta didik rata-rata di atas 80 persen. ini merupakan modal awal yang mana sebelumnya SMP Yapis sudah menerapkan penilaian ujian tengah semester berbasis android terlebih dahulu” kata naharudin.

Ditambahkan Naharudin berkaitan dengan pulsa data, maka pihaknya baru jalan dengan 2 mata pelajaran setiap harinya dengan durasi waktu masing-masing 60 menit. Bila dimungkinkan, guru akan memberikan tugas untuk dikerjakan oleh siswa melalui Via WA dan lain-lain.

Salah satu guru mata pelajaran di Smp Yapis Manokwari, Farida Shahab yang dihubungi melalui Aplikasi Zoom mengaku senang dengan adanya pembelajaran seperti ini karena sangat membantu bagi dia maupun peserta didik yang belajar lewat daring, sehingga tidak ada peserta didik yang memanfaatkan waktu berdiam dirumah.

Namun kendala yang di hadapinya saat ini masih pada jaringan yang terkadang sering gangguan.
Sementara itu Adrian Sanjaya salah satu peserta didik kelas 8 melalui Aplikasi Zoom juga mengaku bahwa konsep pembelajaran ini cukup baik, sehingga dirinya bersama dengan teman-teman yang lain tidak ketinggalan materi selama belajar dari rumah.

Baca Juga :   Imunisasi MR di Manokwari Capai 7,75 Persen

Pihaknya berharap Sekolah-sekolah lain di Manokwari juga dapat menerapkan sistim belajar secara daring dari rumah seperti yang sudah diterapkan oleh Smp Yapis Manokwari, sehingga waktu belajar yang diberikan oleh pemerintah dari rumah bisa benar-benar dimanfaatkan oleh peserta didik untuk tidak ketinggalan materi. (QZ)

Pos terkait