Bupati Himbau Mahasiswa Pegaf Tidak Terprovokasi

  • Whatsapp

Pegaf,- Aksi demonstrasi dilakukan oleh mahasiswa di Manokwari yang berujung pada kerusuhan, membuat orang nomor satu di Kabupaten Pegunungan Arfak angkat bicara. Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Yosias Saroy, SH.MH, menghimbau agar mahasiswa asal daerah ini tidak terprovokasi dan ikut dalam tindakan kekerasan dan pengrusakan yang dilakukan oleh sekelompok massa kemarin.

Bupati yang ditemui di saat hadir dalam perhitungan suara ulang (PSU) TPS 01 kampung Disura, distrik taige di ruang rapat paripurna DPRD pegaf, di distrik Anggi, Selasa (20/8/2019), mengatakan, mengemukakan pendapat di depan umum adalah ciri negara demokrasi. Namun aksi unjuk rasa harus dilakukan sesuai dengan koridor yang telah di atur dalam undang-undang.

“Jangan menerima isu-isu yang memprovokasi kita, akhirnya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, karna di pegaf sudah aman, damai dan bersatu,” kata Yosias.

Baca Juga :   Gelar Aksi Damai Tolak Provokator, LMA PB Tekankan 5 Poin Penting

Ia pun menyikapi adanya isu mahasiswa asal Pegaf di luar Papua yang akan kembali ke Papua Barat untuk menggelar aksi demonstrasi di Manokwari.

“Saya meminta kepada adik-adik yang kuliah di luar Papua khususnya yang berasal dari Pegaf, tidak usah ikut bergabung, jangan terprovokasi dan ikut dalam aksi-aksi kekerasan,” minta Yosias.

Bupati yang saat ini masih berusia 41 tahun khawatir bila aksi yang digelar disusupi atau ditunggangi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan sengaja ingin membuat kerusuhan. Untuk itu, ia meminta agar mahasiswa asal negeri atas awan Papua untuk cerdas dalam menentukan sikap dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang kebenarannya di pertanyakan.

Yosias mengajak mahasiswa asal Pegaf untuk mengedepankan dialog dalam menyelesaikan Masalah-masalah yang ada.

“Ada masalah dengan Pemda Pegaf maupun dengan yang lainnya, mari datang dan bicara dengan baik-baik, kita selesaikan melalui dialog,” tutup mantan ketua DPRD Manokwari ini.

Baca Juga :   Pemda dan KPU Pegaf, Sepakati Anggaran Pilkada 2020 Rp.32 M

Pos terkait