Bertekat Maju di Pilkades atas dorongan Keluarga dan Masyarakat.

  • Whatsapp

Enrekang kabattimur.com–Tahapan Pemilihan Kepala Desa di 55 yang akan dilakukan secara serentak di Kabupaten Enrekang pada tanggal 29 Nopember 2017 mendatang sudah memasuki tahapan Pencabutan nomor urut bagi para Kandidat yang dinyatakan telah lolos sebagai bacalon Kepala Desa.

 

Salah satu desa yang termasuk tinggi calon figur kepala desa yang mendaftarkan diri untuk bertarung pada perhelatan tersebut adalah Desa Tongko Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang yang jumlah wajib pilihnya sekitar kurang lebih 2.000 orang, Desa Tongko juga dikenal sebagai salah satu desa penghasil sayur mayur yang ada di Kecamatan Baroko.

 

Selanjutnya menurut beberapa warga setempat bahwa alasan tingginya minat untuk menjadi 01 nya Desa Tongko tersebut, lantaran Incambent sudah tidak berkenan maju lagi untuk yang kedua kalinya.

 

Sekalipun banyak figur pemimpin yang ingin membangun desa tersebut, namun karena aturan yang membatasi bahwa peserta Pilkades hanya dapat diikuti maksimal 5 orang, maka hanya itulah yang bisa diakomodir oleh Panitia Pelaksana Pilkades.

 

Salah seorang Calon Kades yang juga adalah seorang Pendidik (Guru), namun menurutnya sudah memasuki masa purna bhakti, Drs. Burhan mengaku bertekat maju pada pilkades berkat dorongan dari masyarakat dan juga Keluarga.

 

“Saya bertekat maju di Pilkades bukan karena dorongan ambisi, namun berkat dorongan dari masyarakat kebetulan saya juga sudah memasuki masa purna bhakti tahun ini, selain itu memang saya juga pernah menjadi ketua BPD selama 10 tahun waktu itu masih istilah LSMD, atas dorongan warga saya meng-iyakan, kebetulan nomor urut yang saya cabut adalah nomor urut 3 artinya nomor keberuntungan”papar Burhan menyampaikan unek uneknya. (16/11).

 

Burhan menambahkan  bahwa membangun desa sendiri sebenarnya tidak ada sulitnya sepanjang ada kemauan dan niat yang tulus, utamanya pengelolaan anggaran yang tansparan, mengembangkan potensi hasil masyarakat yang ada di desa, mendorong tumbuhnya inovasi, dan kreatifitas di mayarakat.

 

“Iya, itu kan sudah mencakup pelayanan kepada kebutuhan masyarakat, intinya,! untuk membangun desa tidaklah sulit, kita tidak bisa jalan sendiri, karena Pembangunan itu adalah refretatif dengan Program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, untuk jelasnya, tanggal 26 mendatang ada tahapan pemaparan Visi Misi, dan saya sudah siapkan”tutup Drs.Burhan,menambahkan. (Zaini).

Pos terkait