2016 Diawali Aksi Begal

  • Whatsapp

Jumat dini hari (1/1), sekitar Pukul 05.00 Wita, di Samping jalan Tol, Jalan Ir. Sutami.
Korbannya adalah Harianto, jurnalis Celebes TV, yang bergegas menuju kantornya, di Menara Bosowa, Jalan Jenderal Sudirman, dicegat sekitar 5 pria yang menggunakan senjata tajam (sajam).
Tak banya tanya, kelompok begal ini langsung melayangkan sebilah parang yang mengenai pungguyng sang jurnalis ini. Bahkan, tas dan sepeda motor Harianto berhasil di bawa kabur.
Menurut Harianto, saat begal itu pergi, iapun melaporkan kejadian yang menimpanua ke Pos Polisi milik Polda Sulselbar. Namun petigas mengarahkan Harianto untuk melaporkan ke Polsek Biringkanayya.
Kini Harianto menjalani perawatan di Rs. Wahidin Sudirohusodoi.
Hal inipun membuat Sekertaris Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia, Sulawesi Selatan, A. Baso menyayangkan, jika awal Tahun 2016, aksi begal mulai menggeliat.
“Ini akan menjadi cermin bakal menggeliatnya kembali begal di kota ini. Apalagi yang menjadi korban adalah rekan kita dari jurnalis. Kita tentunya berharap agar pihak kepolisian semaksimal mungkin bekerja menangkap pelaku kejahatan yang membahayakan nyawa warga lainnya,” ungkap Sekertaris LCKI Sulsel ini.
Demikian kecaman yang diumbar Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulselbar, Ano Suparno dalam rilisnya ke sejumlah media, bahwa pihak kepolisian harus menangkap kawanan begal yang melukai wartawan Celebes TV itu.
“Kami mengharapkan kepolisian agar menangkap kelompok begal itu, sampai Hari Minggu 3 Januari 2015.,” jelas Ketua IJTI Sulselbar.
Begitu pula pernyataan yang dilontarkan Ketua Front Rakyat Peduli Negeri, Faldin, bahwa Makassar yang sudah diklaim tak lagi dihantui para pembegal, ternyata isapan jempol belaka.
“Kami selaku mitra jurnalis menyayangkan terjadinya aksi begal di awal tahun baru ini. Katanya, aksi begal di makassar tak lagi menakutkan. tapi buktinya, rekan kita dari jurnalis menjadi korban. Kami kalangan aktivis meminta segera pihak kepolisian melakukan pengungkapan kawanan begal yang melukai wartawan,” jelas Faldin.

Pos terkait