WASIOR, Kabartimur.com –Kabupaten Teluk Wondama akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Sidang Sinode XIX Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua pada 2027.
Bupati Elysa Auri menegaskan menjadi tuan rumah Sidang Sinode GKI di Tanah Papua merupakan kehormatan bagi Teluk Wondama yang menyandang predikat sebagai Tanah Peradaban Orang Papua.
Bupati mengajak semua elemen masyarakat Wondama menyambut momen rohani itu dengan penuh sukacita dan kebahagiaan.
Seluruh warga diharapkan ikut berperan serta menyukseskan hajatan itu dan menunjukkan bahwa Wondama bisa menjadi tuan dan nyonya rumah yang baik.
“Momentum ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kita semua untuk menunjukkan kesiapan daerah, keramahan masyarakat, kota yang bertanggung jawab dengan kebersihan lingkungan serta semangat persaudaraan dan iman juga toleransi umat beragama yang menjadi jati diri orang Wondama, “ kata Auri.
Bupati menyampaikan hal ini pada acara syukuran di Gedung Sasana Karya, Kantor Bupati Teluk Wondama di Rasiei, beberapa waktu lalu.
Pemkab Teluk Wondama sendiri bersama dengan Klasis GKI Wondama telah membentuk Panitia Sidang Sinode XIX yang melibatkan berbagai unsur.
Beberapa waktu lalu, Bupati juga sudah memaparkan kesiapan Kabupaten Teluk Wondama sebagai tuan rumah di hadapan para pimpinan Sinode GKI di Tanah Papua di Jayapura.
Sebagai informasi, Sidang Sinode merupakan forum tertinggi pengambil keputusan dalam lembaga GKI di Tanah Papua.
Sidang Sinode dilaksanakan lima tahun sekali untuk merumuskan program kerja strategis, mengevaluasi pelayanan serta memilih pengurus Sinode GKI yang baru.
Sidang ini juga membahas isu-isu gerejawi, kemasyarakatan termasuk isu Hak Asasi Manusia (HAM) dan lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan para pendeta dan pengurus GKI di Tanah Papua tetapi juga dihadiri umat dari berbagai wilayah se Tanah Papua. (Nday)






