Tribun Lapangan Bakti Rantepao Ambruk Diterjang Puting Beliung, Warga Soroti Kualitas Proyek

Toraja Utara, kabartimur.com- Proyek pembangunan Tribun di Lapangan Bakti, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, ambruk setelah diterjang angin puting beliung dan hujan deras pada Sabtu malam, 11 April 2026.

Peristiwa terjadi saat cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut, menyebabkan bagian atap tribun roboh. Ironisnya, bangunan yang tergolong baru dan belum diresmikan itu dinilai tidak mampu menahan terpaan angin dan curah hujan tinggi.

Pantauan awak media di lokasi sekitar pukul 19.35 WITA menunjukkan sejumlah warga berkumpul menyaksikan kondisi bangunan yang rusak. Mereka mengaku kecewa dengan kualitas proyek yang dianggap tidak sebanding dengan anggaran yang digelontorkan.

“Baru saja dibangun sudah begini. Belum diresmikan tapi sudah ambruk. Ini jadi pertanyaan besar bagi kami sebagai masyarakat,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Baca Juga :   Hari Ke-2 Rapat Pleno Penetapan Hasil Perolehan Suara Pemilu 2024 Toraja Utara, KPU dan Bawaslu Kerja Kayak Robot

Tak hanya itu, warga  juga menyoroti proyek tersebut. Sejak awal pengerjaan, beberapa pihak menilai terdapat kejanggalan, mulai dari kualitas material hingga proses pengerjaan yang dianggap kurang maksimal.

Kondisi ini memicu dugaan bahwa proyek pembangunan tribun tidak dikerjakan sesuai standar. Warga pun mendesak instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan peninjauan dan evaluasi menyeluruh.

Selain kerusakan bangunan, penataan kawasan di sekitar Lapangan Bakti juga menjadi sorotan. Sejumlah pedagang masih berjualan tanpa penataan yang jelas, sehingga dinilai mengganggu kenyamanan dan estetika area publik.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersikap transparan dan bertanggung jawab atas insiden ini, serta segera melakukan perbaikan kualitas pembangunan dan penataan kawasan agar Lapangan Bakti dapat difungsikan secara aman dan layak bagi masyarakat maupun pengunjung. (*)

Penulis: Matius

Pos terkait