Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD TINJAU langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 Kodim 1425 Jeneponto

  • Whatsapp

KABARTIMUR JENEPONTO – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 Kodim 1425 Jeneponto di dua titik di Jeneponto, Senin (30/04/2018).

Peninjauan lokasi TMMD oleh Tim Wasev Mabes TNI AD di pimpin langsung oleh, Brigjen Marsudi Utomo yang di dampingi oleh Letkol Inf Edward selaku Pabandya Bhakti Kodam XIV/Hasunuddin, dan Mayor Kav Baso selaku Pasi Ops Rem 141/Toddopuli.

Lokasi TMMD reguler ke-101 tahun 2018 di wilayah Kodim 1425 Jeneponto, yakni Perintisan Jalan di Desa Bonto Lebang, Kecamatan Kelara tembus ke Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara dengan panjang jalan yang dirintis sebanyak 850 meter dengan lebar 6 meter.

Sedangkan lokasin kedua, yakni lokasi Perintisan Jalan sempanjang 1.800 meter yang berada di Dusun Kayu Kebo, Desa Tanjonga, Kecamatan Turatea. Perintisan jalan ini menghubungkan Dusun Pokobulo, Desa Bangkala Loe Kecamatan Turatea, lebar 6 meter.

Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Arh Sugiri kepada Dheanmedia.com mengatakan, kedatangan tim Wasev Mabes TNI AD, untuk melaksanakan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan TMMD ke-101 tahun 2018 wilayah kodim 1425 Jeneponto.

“Tujuannya untuk mendapatkan data-data tentang bagaimana pelaksanaan TMMD khususnya di Kab. Jeneponto serta memberikan arahan-arahan sehingga pelaksanaan TMMD sesuai dengan apa yang diharapkan oleh TNI AD,”singkat Sugiri.

Sementara, Tim Wasev Mabes TNI AD di pimpin langsung oleh, Brigjen Marsudi Utomo yang dikonfirmasi langsung oleh Dheanmedia.com dilokasi TMMD mengatakan, pelaksanaan TMMD ini telah berjalan sesuai rencana yang disepakati sebelumnya.

“Adanya perintisan jalan di dua lokasi, kita mengharapkan mempermudah masyarakat disekitar wilayah ini untuk mendapatkan akses jalan untuk mengangkut hasil buminya, sehingga kesejahteraan dan harkat hidup masyarakat terangkat lagi,”katanya.

TNI dalam hal ini Kodam XIV Hasanuddin memilih wilayah yang betul betul di butuhkan masyarakat. Salah satu wilayah yang cukup terpencil dan terisolir sehingga terbuka akses yang lebih luas lagi, maka TNI menghadirkan TMMD untuk mengatasi hal tersebut.

“Saya mengharapkan jajaran Kodim, aparat Pemda termasuk Polres bisa melanjutkan kerjasama ini dengan lebih baik lagi di masa depan, dan kemudian masyarakat ikut memelihara sehingga apa yang sudah dilaksanakan ini bisa berfungsi lebih maksimal lagi kedepan, karena ini baru perintisan, sehingga ini perlu peningkatan lebih dimasa masa berikutnya,”Jelas Jendral bintang satu itu.(BSjen)

Pos terkait