WASIOR, Kabartimur.com– Meski sudah berstatus akreditasi madya, Puskesmas Sobey di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat sampai saat ini belum memiliki mobil ambulance.
Selama ini, pihak Puskesmas terpaksa menyewa kendaraan milik warga ketika ada pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit.
Kepala Puskesmas Sobey Susana Mofu mengatakan, mobil ambulance merupakan fasilitas yang sangat dibutuhkan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.
Terutama untuk merujuk pasien yang membutuhkan perawatan khusus di rumah sakit. Pasalnya jarak dari Puskesmas Sobey ke RSUD DR Alberth H.Torey di kota Wasior relatif jauh yakni sekitar 25 Km.
“Kami biasa membayar mobil yang membawa sayur untuk membawa pasien (ke rumah sakit). Jadi sangat-sangat dibutuhkan ketika ada kasus emergency misalnya kasus pendaharahan khususnya ibu hamil kami sangat membutuhkan kendaraan khususnya ambulance, “kata Susana di Sobey, Rabu (28/1/2026).
dr Dewi Armitasari, dokter umum di Puskesmas Sobey menambahkan, belum adanya mobil ambulance menjadi kendala utama dalam pelayanan kepada pasien terutama ketika akan merujuk pasien ke rumah sakit.
Selain tidak aman jika menggunakan kendaraan umum maupun pribadi, seringkali pasien harus menanggung sendiri biaya sewa kendaraan karena tidak tersedia anggaran di Puskesmas.
“Jadi Kami di sini sangat kesulitan disaat proses rujuk merujuk pasien. Karena itu kami sangat mengharapkan ke depan Puskesmas Sobey bisa difasilitasi dengan ambulance, “ujar dr Dewi yang sudah dua tahun bertugas di Sobey.
Untuk diketahui, Puskesmas Sobey melayani masyarakat di empat kampung/desa di wilayah Distrik Teluk Duari.
Saat ini jumlah petugas medis sebanyak 30 orang dengan satu dokter umum namun belum ada dokter gigi. (Nday)







