Sungai Saluampak Meluap, Sejumlah Rumah Warga Tergenang

LUWU RAYA, kabartimur.com – Luapan banjir air sungai Saluampak di Desa Mari-Mari Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi-Selatan (Sulsel) membuat lokasi Pastoran Gereja Katolik Sitti Maryam dan pusat pastoran (Puspas) Saluampak Desa Pongko Kecamatan Walenrang Utara dan pemukiman warga di Desa Mari-Mari yang dinakhodai Mariana terendam.

Kepala Desa Mari-Mari, Mariana Manna mengatakan pada media ini, Senin 8 Mei 2023 malam bahwa, daerah yang terdampak luapan sungai yakni, lokasi Gereja Katolik pusat pastoran Saluampak, Dusun Saluampak, Salu Ka’du’, To’ Katimbang, Tondok Tangnga dan To’ Burung, To Uddi’. Daerah yang paling parah yaitu Saluampak, Salu Ka’du’ dan To’ Katimbang.

“Ada tiga dusun dan lokas Gereja Katolik paling parah,” sebut Mariana di lokasi kejadian.

Walaupun demikian, menurut Mariana belum ada warga yang dievakuasi. Hal tersebut lantaran warga dianggapnya sudah siap jika ada hujan deras, banjir akan melanda dan air sungai cepat turun.

Baca Juga :   Tutup Sosialisasi Teknis Pemasyarakatan, Kadivpas Pesan Hak- Hak Warga Binaan Harus Diperhatikan

”Warga disini sudah terbiasa banjir demikian, jadi tidak gampang minta evakuasi,” ucapnya.

Walau belum ada permintaan evakuasi, namun sejumlah tim SAR gabungan dan relawan sudah bersiaga lengkap untuk membantu mengisi batu dan pasir dikarung untuk dipasang di broncong yang diterjang air sungai.

Diketahui, air mulai meluap dari sungai Saluampak sore menjelang malam tadi, saat hujan deras turun. Saat ini intensitas air yang meluap masih terjadi meski terhitung masih deras.

“Sawah-sawah warga, jalanan dan rumah terendam air banjir luapan, dan sungai Saluampak ini kelihatannya memang sudah dangkal,” tambah Mariana.

Sementara Kapolsek Sabbang, IPTU Gustan mengatakan bahwa, analisis terjadinya banjir, itu berdasar kajian kondisi air sungai saat banjir yang terjadi sebelumnya dan saat ini, dimana air sungai Saluampak meluap berwarna coklat, yang menunjukkan membawa erupsi butiran tanah dari kawasan atas. Dimana munculnya luapan itu semakin parah ketika curah hujan yang terjadi di Luwu Utara dan sekitarnya tinggi.

Baca Juga :   Kejari Haltim Gandeng RSUD Maba Laksanakan Tes Urine Pada Seluruh Pegawai Kejari Haltim

Dan akibat banjir tersebut bronjong dipinggir sungai diterjang derasnya banjir sungai Saluampak hingga naik menggenangi sebagian rumah warga.

Hadir di lokasi banjir itu untuk berjaga-jaga TNI, Kapolsek Sabbang dan personil.(Red/YS)

Pos terkait