SILPA APBD Wondama 2020 Capai Rp72 M, 25 M untuk Tutup Defisit

  • Whatsapp

WASIOR – Sisa lebih pembiayaan (SILPA) APBD Kabupaten Teluk Wondama tahun anggaran 2020 mencapai Rp72,440 miliar lebih. SILPA tersebut dipergunakan untuk menutupi defisit pada APBD induk tahun anggaran 2021 yang mencapai Rp25,336 miliar lebih.

SILPA juga dipakai untuk pembiayaan untuk kegiatan lanjutan tahun anggaran 2020 dan kewajiban kepada pihak ketiga yang belum terbayarkan di tahun 2020 sebesar Rp27,158 miliar lebih.

Juga untuk penyertaan modal pada Bank Papua sebesar Rp1,5 miliar serta pembiayaan dana transfer khusus yang kegiatannya harus dianggarkan kembali pada APBD tahun 2021 sebesar Rp18,446 miliar lebih.

Hal itu disampaikan Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2020 dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (2/6) di gedung dewan di Isei.

Dijelaskan Mambor, Belanja Daerah Kabupaten Teluk Wondama tahun anggaran 2020 yang ditetapkan sebesar Rp873,729 miliar lebih hingga akhir tahun dapat terealisasi sebesar 812,151 miliar atau mencapai 92,95 persen.

Adapun Pendapatan Daerah yang ditargetkan sebesar Rp969,541 miliar realisasinya melebihi target yakni sebesar 981,663 miliar atau mencapai 101,25 persen.

Bupati ketiga Wondama itu merincikan, capaian belanja daerah tahun 2020 adalah sebagai berikut ; belanja operasi dari target sebesar Rp603, 330 miliar terealisasi sebesar 578,904 miliar atau mencapai 95,95 persen.

Belanja modal ditargetkan Rp209,379 miliar terealisasi 177,997 miliar lebih atau mencapai 85,01 persen. Selanjutnya belanja tak terduga terealisasi sebesar 55,249 miliar dari target sebesar 61,019 miliar atau mencapai 90,54 persen.

Sementara untuk kelompok pendapatan daerah, pendapatan asli daerah (PAD) menjadi komponen yang paling kecil realisasinya yakni sebesar 76,32 persen atau sebesar Rp35,961 miliar dari target sebesar Rp47,116 miliar lebih.

“Walaupun tidak mencapai target yang telah ditetapkan namun capaian sebesar 76,32 persen ini telah mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan pada tahun sebelumnya yaitu hanya mencapai 57,71 persen, “ucap Mambor dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Herman Sawasemariai.

Untuk diketahui LKPJ Bupati tahun anggaran 2020 yang disampaikan Mambor, sesungguhnya adalah gambaran kinerja Pemkab Teluk Wondama pada masa kepemimpinan pasangan bupati dan wakil bupati periode 2016-2021 yakni Bernadus Imburi dan Paulus Indubri.

Mambor bersama pasangannya Andarias Kayukatuy sendiri baru resmi menjadi pemimpin Kabupaten Teluk Wondama pada 5 Mei 2021.(Nday)

Pos terkait