Seminar Langkah Sejuta Suluh Hadirkan Merry Riana Motivasi Perempuan Untuk Meraih Sukses

Manokwari, kabartimur.com -DPD PWKI menggelar Kegiatan Seminar “Langkah Sejuta Suluh”yang diselenggarakan di Ballroom Aston Niu Hotel Manokwari, Sabtu (15/04/2023).

Kegiatan ini menghadirkan langsung Merry Riana sebagai Motivator yang memberikan pencerahan bagi kaum perempuan guna meningkatkan pengembangan dan penguatan kapasitas pribadi, kelompok atau organisasi serta meningkatkan pemahaman tentang kiat-kiat atau langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk meraih sukses.Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh bupati Manokwari , Hermus Indou.

Ketua DPD PWKI Papua Barat Febelina Wondiwoy dalam laporannya menyampaikan bahwa, kegiatan seminar “Langkah Sejuta Suluh” merupakan salah satu upaya DPD PWKI Papua Barat sebagai salah satu pilar pembangunan daerah untuk pengembangan dan penguatan kapasitas diri dan organisasi perempuan.

Bupati Manokwari Harap Permpuan Menjadi Subjek Pembangunan Daerah

Sementara itu, Bupati Manokwari , Hermus Indou dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap Individu termasuk perempuan harus menempatkan diri menjadi subjek, aktor dan pelaku pembangunan daerah, bangsa dan negara dan tidak boleh sama sekali menjadi objek pembangunan yang penuh dengan berbagai masalah, termasuk menjadi penonton, suporter dan reporter pembangunan daerah yang hanya banyak berbicara, mengkritik dan tidak tahu memberikan solusi atas setiap permasalahan pembangunan termasuk permasalahan yang di hadapi oleh kaum perempuan.

Pihaknya berharap melalui kegiatan Seminar “langkah sejuta suluh” akan memberikan pencerahan dalam mengubah cara pandang agar dapat berpikir cerdas, melangkah dengan cerdas, ikhlas dan tuntas untuk mewujudkan impian bersama menjadi bagian dari orang-orang sukses di masa depan.

Olehnya itu, setiap individu harus memiliki kompetensi yang memadai agar dapat menjadi pribadi yang sukses dan menjadi SDM yang unggul serta ikut berpartisipasi menjadi subjek dan pelaku pembangunan daerah, bangsa dan negara Adapun kompetensi yang diharapkan adalah kompetensi spiritual, kompetensi intelektual termasuk penguasaan iptek, kompetensi psikolog atau emosional dan kompetensi karakter dan skill.

Baca Juga :   Hasil Konfrensi ll Tetapkan Muksin Rahakbauw Sebagai Ketua PWNU Papua Barat

“Semoga kegiatan seminar ini dapat berdampak positif bagi setiap pribadi dan organisasi dalam menjalankan tugas tanggung jawab serta pelayanan kepada masyarakat khususnya kaum perempuan” harap bupati.

“Kesuksesan itu bukan sim salabim tapi dibutuhkan kerja keras serta usaha maupun doa, kesuksesan itu harus dimulai dari dalam diri kita, untuk itu perempuan-perempuan Indonesia harus menjadi subyek, dan bangkit dalam menghadapi berbagai tantangan, ” tegasnya.

Selain itu kata Bupati, Perempuan Kristen, khususnya seluruh perempuan dimanapun berada, harus menjadi pribadi yang mandiri, kreatif serta produktif, dan menjadi sumber daya yang unggul dalam ikut mensukseskan seluruh program pemerintah.

” Perempuan Manokwari harus mengubah cara pandangnya, jangan mudah baper, jangan mudah tersinggung, harus tegar dan berkarakter, sehingga perempuan memiliki nilai dan bermakna bagi orang lain,” terang Bupati.

Untuk mewujudkan hal tersebut, semua perempuan harus memiliki kemampuan, baik skill begitupun spritual, setiap orang yang memiliki hubungan spritual dengan Tuhan, pastilah memiliki hubungan positif dengan semua orang.

” Libatkan Tuhan dalam setiap aktivitas kita, sehingga Tuhan selalu menuntun langkah disepanjang kehidupan” ujarnya.

Sebagi informasi bahwa kegiatan ini menghadirkan Motivator Mery Riana yang membawakan enam materi motivasi yakni Berani Bermimpi Besar, Berani Mengambil Langkah Pertama, Ubah Cara Pandang, Melangkah dengan Cerdas, Melangkah Bersama, Melangkah sampai Tuntas dan Melangkah dengan Ikhlas

Baca Juga :   Lapak Pedagang di Sepanjang Pagar ,Ruang Milik Jalan Pasar Wosi Mulai Ditertibkan

Turut hadir dalam kegiatan ini ketua DPD PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari, BKOW Provinsi Papua Barat, Dharma wanita Provinsi Papua Barat, Ketua Bhayangkari, seluruh stakeholder Kabupaten Manokwari, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Wanita dari seluruh denominasi gereja-gereja, organisasi wanita Islam Manokwari, serta seluruh peserta.(Red/*)

Pos terkait