Sekcam Bontoala: PK5 di depan Masjid Al-Markas akan ditertibkan

  • Whatsapp

Makassar– Keberadaan pedagang kaki lima (PK 5) yang kian menjamur sepanjang Jalan Sunu, Makassar, membuat sebahagian warga sangat mengeluhkan dengan kondisi yang ada saat ini.
Informasi yang diterima media ini, pedagang yang menjual didepan Masjid Almarkaz itu diketahui tidak memiliki izin pula.

Praktis keberadaan pedagang tersebut juga menghilangkan nilai estetika bagi masjid yang berada disekitar jalan Sunu itu.

Apalagi ketika Wapres JK berkunjung ke makassar belum lama ini mengeluhkan para penjual yang berada tepat depan masjid Almarkas itu

Menurut salah seorang warga yang sering melintasi jalan Sunu itu Rulli mengeluhkan keberadaan para pk5 maupun para tukang cuci motor.
Alasannya karna hal itupula kehadiran mereka sangat menyebabkan kemacetan setiap hari disekitar jalan Sunu,” keluhnya.

Menurutnya agar pemkot segera mencarikan solusi bagi mereka untuk ditempatkan dilokasi yang bukan jalur macet.

Sementara itu Sekcam Bontoala Mahyuddin mengakui bila PK5 tersebut tak mengantongi izin jualan.

“Olehnya itu pihak kami akan segera menertibkan pedagang tersebut maupun tempat pencucian motor agar selalu memperhatikan keluhan warga terkait kemacetan,” tegasnya.

Dijelaskan pula kita juga melakukan penataan drainase yang buruk serta pembinaan bagi anak remaja yang sering melakukan tawuran.

Pemaparan Sekcam Bontoala ini jelaskan pada kegiatan Musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan Bontoala di hotel Ramayana jalan Gunung Bawakaraeng Kamis (11/2).

“Pokoknya keluhan maupun masukan dari masyarakat akan kita tampung dan diusulkan perbaikan pada tahun ini dan musrenbang tingkat kota Makassar,”kuncinya.

Laporan: Rul

Pos terkait