Satu Tahun Auri-Marani Pimpin Tanah Peradaban, Bupati Sebut IPM Wondama Naik – Kemiskinan Turun

WASIOR, Kabartimur.com – Bupati Teluk Wondama Papua Barat,  Elysa Auri memaparkan sejumlah capaian positif dalam tahun pertama masa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati Anthonius Alex Marani.

Yaitu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Teluk Wondama naik dari 64,52 persen pada  2024 menjadi 65,26 persen pada tahun 2025, yang berarti terjadi peningkatan laju IMP sebesar 1,15 persen.

Pendapatan perkapita masyarakat Wondama juga mengalami kenaikan. Yakni Rp710.854.000 perkapita perbulan pada 2024 menjadi Rp766.187.000 perbulan pada 2025.

Hal itu berdampak pada jumlah penduduk miskin yang diklaim terus menurun dari 28,47 persen pada 2024 menjadi 27,57 persen pada 2025.

Dengan demikian, Auri bilang, pada tahun 2025 terjadi pengurangan angka kemiskinan sebesar 0,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat berdasarkan komponen penilaian pendapatan perkapita perbulan dan persentase penduduk miskin, “ kata Auri pada acara syukuran satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Wondama di Gedung Sasana Karya di Rasiei, Jumat, 20 Februari 2026.

Baca Juga :   51 Kampung Persiapan Dipimpin Penjabat dari ASN, Mambor : Hanya Sementara

Dalam pidatonya, Auri juga menyampaikan beberapa agenda pembangunan yang menjadi fokus Pemkab Teluk Wondama dalam tahun pertama periode kepemimpinan dirinya.

Yaitu pertama, revitalisasi kawasan Situs Batu Peradaban Aitumeiri yang peletakkan batu pertamanya telah dilakukan bersama oleh Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemkab Teluk Wondama pada 4 Mei 2025.

“Kita bersyukur bersama karena di akhir tahun 2025, Pemerintah di tingkat nasional telah menyematkan label, teregister secara nasional sebagai situs cagar budaya,” kata Auri.

Kedua, pengembangan spot wisata religi lainnya meliputi revitalisasi kawasan Bukit Kamadiri di Distrik Windesi serta revitalisasi situs masuknya Injil di di Yomber Distrik Roswar.

Peletakkan batu pertama revitalisasi situs dimaksud direncanakan pada 4 Mei 2026 bertepatan dengan peringatan 160 tahun Injil masuk ke Wondama.

Baca Juga :   Masa Tenang, Polda Papua Barat Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

Ketiga, tahapan survey lokasi serta pengusulan pembangunan sekolah rakyat kepada Kementerian Sosial RI. Pemda telah menetapkan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Werianggi Distrik Nikiwar.

Keempat, pembangunan Bandara Dominee I.S. Kijne di Mawoi yang saat ini sedang berproses.

Kelima, pembangunan dan pengembangan sarana konektivitas transportasi darat maupun laut.

Dan keenam, pembangunan perguruan tinggi, salib agung dan patung I.S Kijne yang telah dicanangkan pada perayaan Satu Abad Peradaban Orang Papua, 20 Oktober 2025.

“Kita telah bangun kerja sama dengan pihak Unipa (Universitas Papua Manokwari) untuk melakukan kajian, menyusun roadmap pembangunan pendidikan di Kabupaten Teluk Wondama sebagai Kota Peradaban Orang Papua, “ucap mantan Asisten Sekda Provinsi Papua ini.

Pasangan Elysa Auri-Anthonius Alex Marani resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Teluk Wondama Periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada 20 Februari 2025.

Baca Juga :   Masih Banyak Kampung di Wondama Belum Lunasi Pajak Dana Desa

Auri-Marani (AMAN) yang diusung koalisi Partai Golkar, PSI, PKB dan Garuda memenangi Pilkada Teluk Wondama Tahun 2024 menyisihkan pasangan petahana Hendrik Mambor-Andarias Kayukatuy (HEMAT). (Nday)

 

Pos terkait