Pusat Kurangi DAU Wondama 13,9 Miliar, Siap-Siap Belanja OPD Dipangkas

  • Whatsapp

WASIOR – Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Teluk Wondama tahun anggaran 2021 dipastikan mengalami pengurangan sebesar 13,9 miliar dari semula Rp435,413 miliar menjadi Rp421,468 miliar.

Pemkab Wondama pun harus melakukan penyesuaian APBD tahun anggaran 2021 yang telah ditetapkan sebelumnya dengan melakukan rasionalisasi atau pengurangan belanja pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Hal itu diketahui melalui Surat Edaran (SE) Bupati Teluk Wondama nomor 900/081/BUP-TW/III/2021 tentang Refocusing, Realokasi dan Rasionalisai APBD Tahun Anggaran 2021 dalam rangka Mendukung Penanganan Pandemi Covid-19 dan Dampaknya di Kabupaten Teluk Wondama tertanggal 3 Maret 2021.

Dalam SE itu disebutkan pengurangan DAU diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 17/PMK.07/2021 tanggal 15 Februari 2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka Mendukung Penanganan Pandemi Covid-19 dan Dampaknya.

Baca Juga :   Pasien Covid-19 yang Meninggal Bukan Penduduk Wondama, Sumber Penularan Belum Diketahui

Adanya Permenkeu itu mewajibkan Pemkab Wondama menganggarkan minimal 8 persen dari DAU tahun 2021 yang telah dilakukan pengurangan atau 8 persen dari 421,468 miliar£ yakni sebesar 33,717 miliar untuk penanganan Covid-19.

Termasuk untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi dan insentif bagi tenaga kesehatan. Selain itu Pemkab Wondama juga harus menganggarkan minimal 25 persen dari dana transfer umum berupa DAU dan DBH (dana bagi hasil) yakni sebesar 110,335 miliar untuk mendukung program pemulihan ekonomi daerah.

Bentuknya berupa penyediaan sarana prasarana layanan publik dan ekonomi, perlindungan sosial atau bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sehingga belanja daerah yang telah teranggarkan pada DPA OPD-OPD harus dilakukan rasionalisasi/refocusing/reformulasi untuk kegiatan pemulihan ekonomi,” demikian salah satu poin yang diatur dalam SE Bupati yang ditandatangani Plh Bupati Denny Simbar.

Sebelumnya, Plt Asisten Sekda Bidang Pembangunan dan Kesra Jimmy Suila sewaktu membuka Musrenbang Distrik Wasior, Kamis lalu mengharapkan usulan program dan kegiatan yang disahkan dalam musrenbang tahun 2021 agar tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah yang tengah difocuskan untuk penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Borong Suara Didapil II, Caleg PPP Ini Dilaporkan ke Bawaslu Dituding Main Uang

“Kegiatan yang diusulkan hendaknya yang realistis dan berkualitas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan bukan keinginan, “ pesan Jimmy yang hadir mewakili Plh Bupati. (Nday)

Pos terkait