Program Transmigrasi Tematik Kota Maba Terkendala Anggaran

HALTIM, kabartimur.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus mematangkan rencana pengembangan program Transmigrasi di wilayah Kota Maba. Program tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya pemerataan ekonomi serta pengembangan kawasan perkotaan berbasis potensi lokal.

Kepala Disnakertrans Halmahera Timur, Richard Sangadji, mengatakan program transmigrasi tersebut telah masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah. Namun demikian, pelaksanaannya masih harus melalui sejumlah tahapan dan prosedur yang ketat sebelum dapat direalisasikan di lapangan.

“Dari sisi administrasi dan dokumen perencanaan, seluruh persyaratan telah kami selesaikan. Namun, untuk pelaksanaan fisik masih menunggu kepastian ketersediaan anggaran,” ujar Richard saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, dokumen teknis yang telah rampung antara lain dokumen Tata Ruang, RTSP (Rencana Teknis Satuan Permukiman), RSUP (Rencana Satuan Unit Permukiman), serta Rencana Kawasan Satuan Permukiman (RKSP). Saat ini, pihaknya masih menunggu persetujuan anggaran yang telah diajukan sebesar Rp2.003.848.000.

Baca Juga :   Diduga Aniaya Wartawan,Oknum Staf Pemerintah Desa Momole Resmi Dilaporkan Ke Polisi

“Kami harus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai regulasi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelasnya.

Berbeda dengan transmigrasi konvensional, program Transmigrasi Tematik di Kota Maba dirancang dengan fokus pada pengembangan sektor tertentu yang disesuaikan dengan karakter wilayah dan kebutuhan pasar sebagai ibu kota kabupaten. Konsep ini diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri dan berkelanjutan.

Richard menambahkan, proses pelaksanaan transmigrasi membutuhkan tahapan berkelanjutan dan koordinasi lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat maupun pihak terkait lainnya.

“Kami tetap optimis dan terus melakukan koordinasi agar program transmigrasi ini bisa segera berjalan setelah anggaran disetujui. Ini merupakan langkah strategis untuk mendorong kemajuan dan penataan wajah Kota Maba ke depan,” pungkasnya.

Penulis: Aples

Pos terkait