Pesan DAP Wondama untuk Sekda Baru : Jangan Lagi Ada Pegawai yang Masuk Penjara

WASIOR – Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Daerah Wondama Adrian Worengga mengingatkan para pejabat dan PNS Pemkab Teluk Wondama agar bekerja sesuai aturan perundang-undangan dengan selalu mengedepankan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi atau golongan.

Worengga secara khusus mewanti-wanti para aparatur sipil negara agar cermat dan hati-hati dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Jangan sedikitpun ada niat menyalahgunakan uang daerah untuk kepentingan pribadi.

Dia berharap beberapa kasus korupsi yang membuat sejumlah pejabat dan PNS Pemkab Teluk Wondama mendekam dalam buih dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua aparat pemerintah daerah setempat agar tidak tergiur menilep uang rakyat.

Sejumlah pejabat dan PNS Pemkab Teluk Wondama sebelumnya terjerat korupsi APBD.

Terbaru adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (DPPO) berinisial JS bersama beberapa staf DPPO ditahan Kejaksaan Negeri Manokwari karena terlibat dugaan korupsi pengadaan buku.

Baca Juga :   Polres Tana Toraja Rencanakan Gelar Gebyar Bansos Gotong Royong, 2,5 Ton Beras Akan Segera Disalurkan Ke Warga

“Jangan lagi ada yang masuk penjara. Ini saya mohon,“ kata Worengga pada acara sertijab Sekda Teluk Wondama baru-baru ini.

Worengga mengatakan DAP sebagai rumah besar bagi masyarakat adat Wondama merasa prihatin sekaligus menyayangkan masih adanya pejabat dan PNS Pemkab Teluk Wondama yang terlibat korupsi.

“Sebagai Ketua DAP melihat hal ini sebenarnya pegawai ini bekerja untuk kepentingan sendiri atau membantu masyarakat membangun kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya pun berharap Sekretaris Daerah yang baru pengganti Denny Simbar yang telah memasuki masa purnatugas dapat tampil sebagai motor penggerak birokrasi.

Tetapi juga menjadi pengendali keuangan daerah sehingga tidak lagi terjadi kebocoran maupun penyalahgunaan uang rakyat.

“Saya mohon, siapa yang akan menjadi Sekda lagi maka harap mengamankan pegawai-pegawai kita supaya jangan ada pegawai lagi yang masuk penjara, “tutup pensiunan TNI AD itu.

Baca Juga :   Tidak Kerja 20 Hari, PNS Pemkab Wondama Tidak Diberikan Tambahan Penghasilan

Sebagai informasi, posisi Sekda Teluk Wondama sementara masih lowong sepeninggal Denny Simbar yang memasuki masa pensiun pada 26 Mei lalu.

Bupati Hendrik Mambor menunjuk Inspektur Kabupaten Palino Phiter Lambe menjadi Pelaksana tugas (Plt) Sekda sampai dengan pelantikan Sekda defenitif. (Nday)

 

Pos terkait