HALTIM, kabartimur.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, resmi menjalin koordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk mengusulkan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi dan minyak tanah, Rabu (11/2/2026).
Langkah tersebut diambil sebagai respons atas antrean panjang yang kerap terjadi di sejumlah SPBU dan pangkalan minyak tanah di wilayah Haltim.
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, mengatakan upaya ini merupakan langkah proaktif pemerintah daerah guna memastikan ketersediaan energi, khususnya bagi sektor-sektor produktif masyarakat.
“Kebutuhan solar subsidi bagi para petani kita, terutama di daerah transmigrasi, sangat tinggi karena mereka menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Itu yang kami sampaikan ke BPH Migas agar ada penambahan kuota,” ujar Ubaid.
Selain sektor pertanian, Pemda Haltim juga menyoroti kebutuhan BBM bagi sektor perikanan. Meski sebagian besar nelayan masih menggunakan bensin, pemerintah mulai mengidentifikasi adanya kebutuhan solar untuk kapal-kapal nelayan tertentu.
Untuk menindaklanjuti arahan BPH Migas, Pemda Haltim menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pertanian serta Dinas Kelautan dan Perikanan. Langkah yang dilakukan meliputi pendataan riil kebutuhan solar bagi petani pengguna alsintan dan nelayan, serta validasi kelompok masyarakat yang berhak menerima solar subsidi.
Tak hanya solar, Bupati Ubaid juga menyoroti persoalan kelangkaan minyak tanah yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Ia menilai perlu dilakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan apakah persoalan terletak pada keterbatasan kuota atau pada mekanisme distribusi yang belum tepat sasaran.
“Kalau kuotanya cukup tetapi masyarakat masih antre, berarti ada yang salah dengan distribusinya. Mekanisme ini yang akan kita perbaiki. Kalau bukan kuotanya yang kurang, berarti distribusinya yang perlu dibenahi,” tegasnya.
Pemda Haltim berkomitmen segera menyampaikan data final kebutuhan BBM ke BPH Migas agar penambahan kuota dapat segera direalisasikan dan mengurangi antrean di SPBU maupun pangkalan minyak tanah.
Penulis: Aples






