KNPI TORUT ADAKAN KEGIATAN DIALOG KEBANGSAAN

  • Whatsapp

KNPI Torut mengadakan kegiatan Dialog Kebangsaan dengan tema “Indonesia Rumah Bersama” yang dibuka langsung oleh Bupati Toraja Utara Dr.Kalatiku Paembonan, M.Si didampingi oleh Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Cpn. Jimmy Sirait, Wakil  Kapolsek Rantepao Ibda Adnan L, dan Ketua KNPI Toraja Utara Brikken Linde Bonting yang diadakan di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Rantepao 13 Juni 2017 yang dimulai sekitar jam 9.30 wita.

 

Tampak dalam kegiatan Kepala Dinas Kominfo Torut merangkap Ketua MPI Toraja Utara Drs.Fitra, Para Ulama,Pendeta, perwakilan dari Osis SD,SMP,SMA, organisasi-organisasi kepemudaan dan Ormas-ormas yang ada di Toraja Utara,serta anggota Satpol PP dan Ketua KPU Tana Toraja Rizal Randa

 

Dalam kegiatan tersebut, pemaparan materi dilakukan oleh Bupati Toraja Utara Dr.Kalatiku Paembonan,M.Si dengan tema”Merajut NKRI dalam Bingkai Pancasila”, Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Cpn. Jimmy Sirait dengan tema”Ancaman terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa”, Wakil Kapolsek Rantepao Ibda Adnan L “Penegakan Hukum Terhadap Kelompok Radikalisme dan Intoleran”, dan Ketua KNPI Brikken Linde Bonting “Peran Pemuda Menjaga Pancasila dan NKRI”.

 

“Forum diskusi ini sangat penting kita lakukan dan saya mengapresiasi kepada NKPI sebagai panitia pelaksananya. Bagi kita di Kab.Torut NKRI itu Harga Mati, Pancasila itu Harga Mati, jadi jika ada oknum-oknum yang tidak menginginkan Pancasila sebagai ideologi  Bangsa Indonesia, kita menolak secara tegas karena mereka itu belum mengerti sejarah dan mereka tidak mengerti perjuangan bangsa kita dalam meraih Kemerdekaan. Dan saya harap,kita wajib mengingatkan dan bertindak kepada oknum-oknum yang diluar Ideologi Pancasila”,ujar Dr.Kalatiku Paembonan, M.Si dalam kata sambutannya.

 

“Disaat ini, saya harapkan kepada masyarkat Toraja Utara agar menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dan harus tegas menolak Radikalisme dan Intoleran. Oleh sebab itu, saya himbau kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada Pemerintah atau Kepolisian jika ada radikalisme yang masuk dari luar daerah”, tambahnya.

 

“Kegiatan ini sangat penting kita lakukan sebagai generasi muda dalam menjaga Keutuhan NKRI dan penghayatan serta implementasi Pancasila dalam kehidupan kita. Kedepannya saya harapkan kepada Pemerintah agar Pendidikan Pedoman Penghayatan dan pengamalan Pancasila (P4) perlu di masukkan lagi dalam materi wajib setiap jenjang pendidikan dan kehidupan berbangsa dan bernegara”,ujar Ketua MPI Toraja Utara sekaligus Kepala Dinas Kominfo Toraja Utara Bung Fitra.