Kabar Duka : Masuk ke RSUD Wondama dengan Gejala Berat, Pria 60 Tahun Pasien Positif Corona Meninggal Dunia

  • Whatsapp

WASIOR – Kabupaten Teluk Wondama kembali mencatatkan kasus kematian akibat virus corona atau Covid-19.

Pasien positif corona atas nama LM, 60 tahun yang baru sehari dirawat di ruang isolasi RSUD Teluk Wondama meninggal dunia pada Kamis, 5 November 2020.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Teluk Wondama dr.Yoce Kurniawan menjelaskan, almahrum masuk ke UGD RSUD Teluk Wondama pada Rabu sore dengan keluhan sesak napas berat.

LM juga diketahui menderita penyakit penyerta berupa hipertensi, hepatitis akut, infeksi paru-paru dan juga dicurigai menderita asma.

Yang bersangkutan kemudian menjalani pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif reaktif sehingga dilanjutkan ke pemeriksaan swab dengan mesin TCM milik RSUD.

Hasilnya LM dinyatakan positif Covid-19. Selanjutnya pada sekitar pukul 19.00 WIT yang bersangkutan dipindahkan ke ruang isolasi dengan menggunakan alat bantu pernapasan.

“Pasien masuk ke ruang isolasi pada pukul 19.00WIT dengan gejala berat. Karena saturasi oksigen dalam darah hanya 16 sampai dengan 66 (persen) setelah diberikan oksigen tekanan tinggi. Sedangkan orang normal itu 95 ke atas sementara almahrum hanya 16 sampai 66 saja,” kata Yoce dalam keterangan pers di Manggurai, Kamis malam.

LM tercatat sebagai kasus meninggal ketiga akibat Covid-19 yang terjadi di Wondama semenjak penemuan kasus virus corona pertama di Wondama pada awal Mei yang lalu.

Almahrum sendiri telah dimakamkan dengan protokol Covid-19 pada Kamis sore menjelang malam di pemakaman khusus Covid-19 milik Pemkab Wondama di Warayaru, Distrik Teluk Duairi.

Prosesi pemakaman almahrum dilakukan oleh petugas dari RSUD Teluk Wondama dengan pengawalan dari aparat Polres Teluk Wondama.

“Tadi sempat terjadi penolakkan oleh anggota keluarga. Jadi kita libatkan kepala suku dan juga dari MUI sehingga akhirnya keluarga menyetujui (untuk dimakamkan secara protokol Covid-19), “ujar Yoce yang merupakan Direktur RSUD Teluk Wondama.

Hingga 5 November 2020 pasien konfirmasi Covid-19 yang masih dirawat di ruang isolasi RSUD Teluk Wondama sebanyak 5 orang dengan 3 diantaranya merupakan tenaga kesehatan. (Nday)

Pos terkait