Kabar Baik ! Seluruh Kasus Aktif Sembuh, Wondama Kini Zero Kasus Covid-19

  • Whatsapp

WASIOR – Perkembangan kasus virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Teluk Wondama terus menunjukkan tren membaik. Bahkan per Senin, 18 Oktober 2021, sebagaimana data yang dirilis Satgas Covid-19, sudah tidak ada lagi kasus aktif Covid-19 di Wondama.

Hal itu setelah 1 pasien terakhir yang sebelumnya melakukan karantina mandiri dinyatakan sembuh. Itu berarti untuk pertama kalinya, setidaknya sejak Januari 2021, Kabupaten Teluk Wondama mencapai posisi zero Covid-19 alias nihil kasus Covid-19.

Dengan sembuhnya semua kasus aktif maka terhitung sejak 18 Oktober tidak ada lagi wilayah di Wondama yang berstatus zona merah.

Dari 13 distrik/kecamatan yang ada di Wondama, sebanyak 11 distrik diantaranya selama dua bulan terakhir telah berstatus zona hijau. Tinggal dua distrik yakni Wasior dan Teluk Duairi yang masih zona kuning.

Capaian itu tentu menjadi kabar baik mengingat Wondama sempat mencatatkan kasus aktif Covid-19 mencapai 400 orang pada periode Juni hingga Juli lalu. Ketika itu bahkan dalam satu minggu terdapat 8 kasus meninggal dunia akibat virus corona.

Petugas medis juga dibuat kewalahan karena tempat tidur di ruang isolasi tidak bisa lagi menampung lonjakan pasien.

Penurunan kasus Covid-19 di Wondama sebelumnya sudah mendapatkan respon positif dari DPRD Teluk Wondama.

Para wakil rakyat itu secara khusus memberikan apresiasi dan penghargaan kepada petugas kesehatan juga kepada Satgas Covid, personil TNI/Polri dan para relawan yang telah bekerja keras dalam penanganan Covid-19 selama ini.

Meski seluruh kasus aktif telah sembuh bukan berarti Wondama telah sepenuhnya bebas dari virus corona. Satgas Covid-19 tetap mengingatkan bahwa pandemi belum usai. Kasus baru bisa sewaktu-waktu akan muncul kembali.

Karena itu masyarakat harus tetap waspada dan tidak boleh kendor dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Kita semua harus tetap waspada dan terus patuh dalam menerapkan protokol kesehatan agar benar-benar Covid-19 terus semakin dapat terkendali dan bahkan bisa hilang sama sekali, “pesan Bupati Hendrik Mambor  lewat materi jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi DPRD yang dibacakan Sekda dalam rapat paripurna DPRD baru-baru ini. (Nday)

 

Pos terkait