Jelang Akhir Tahun, Harga Sembako Masih Stabil di Luwu Utara

LUWU UTARA, Kabartimur.com – Harga kebutuhan pokok atau sembako di empat pasaran di Luwu Utara Sulawesi Selatan, menjelang Natal dan Tahun Baru 2023 mendatang, masih stabil. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), melalui Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM) pun terus meningkatkan pengawasan di pasar rakyat Sabbang, Masamba, Sukamaju dan Bond-Bone.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas P2KUKM, Sitti Hadijah pada media ini, Kamis (15/12/2022) menyebutkan bahwa, sesuai hasil pantaun bersama Dinas Pertanian, Perikanan dan Tanaman Pangan, Satpol Pamong Praja serta TNI-Polisi bahwa, harga bahan pokok masih relatif stabil dan aman.

Kalaupun mungkin ada perubahan harga atau kenaikan, dikatakannya tidak terlalu signifikan.

“Ada beberapa komoditi hasil pemantauan kita mulai kemarin Rabu (14/12/2022), masih relatif stabil,” sebutnya.

Baca Juga :   A cam girl can be a live web cam musician who is live streamed on the internet with an real live web cam

Harga bahan pokok masih stabil, diprediksi, seperti biasanya harga bahan pokok naik pada H-4 Natal dan Tahun Baru. Itu pun hanya pada beberapa komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, seperti salah satunya daging ayam, telur dan daging. Namun hingga saat ini, harga dan ketersedian masih relatif aman dan stabil.

Jika ada beberapa stok bahan pokok yang berkurang, tentu pihaknya sudah melakukan antisipasi. “Ada informasi, akan ada yang borong beras. Tapi itu sudah kami antisipasi jauh-jauh hari bersama Satgas Pangan agar tidak terjadi kelangkaan. Kami juga akan bekerja sama dengan Bulog untuk mengadakan pasar murah jika terjadi kenaikan harga bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar, sudah menjadi tradisi setiap tahun. Seperti contoh, jelang Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru serta momen-momen tertentu lainnya.

Baca Juga :   Polres Tana Toraja Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Jelang Nataru

“Kalau sudah hari raya sudah pasti daya konsumsi warga meningkat. Sehingga kebutuhan juga meningkat,” jelasnya. (Red/Yustus)

Pos terkait