Hari Pahlawan, Bupati Imburi Ajak Generasi Muda Amalkan Pesan Pahlawan Nasional Silas Papare

  • Whatsapp

 

WASIOR – ‘Jangan sanjung aku, tetapi teruskanlah perjuanganku ! Demikian pesan Pahlawan Nasional asal Papua, Silas Papare.

Pesan Silas Papare pada saat memperjuangkan pembebasan Irian Barat agar terlepas dari belenggu kolonial Belanda tahun 1962 itu kembali dikumandangkan dalam Upacara Hari Pahlawan tahun 2019 di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat di pelataran ruang tunggu Pelabuhan Wasior, Senin.

Selain Silas Papare, dalam kesempatan itu dibacakan pula pesan-pesan patriotik dari pahlawan nasional lainnya seperti Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo, Jenderal Sudirman, Supriyadi dan Mohamad Yamin.

Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi yang tampil sebagai inspektur upacara mengharapkan semua peserta upacara terutama para PNS agar menghayati dan mengamalkan pesan-pesan dari pahlawan nasional yang telah mempertaruhkan hidupnya untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“Kiranya semua pesan-pesan tadi tertanam dalam hati sanubari kita sebagai manusia Indonesia. Dan bukan hanya dalam hati tapi lakukan itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, “ kata Imburi.

Upacara Hari Pahlawan di Wondama diawali dengan ziarah laut di Pelabuhan Wasior yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Lang Gia dan Komandan Ziarah Ipda Sutarto. Selanjutnya digelar upacara bendera yang dipimpin Bupati dengan komandan upacara Lettu Ardi Wibowo, anggota Satgas BKO Kodim Persiapan Teluk Wondama.

Saat upacara Bupati mengajak peserta upacara mengheningkan cipta selama 60 detik untuk mengenang dan mendoakan arwah para pahlawan yang telah gugur untuk kemerdekaan RI.

Selanjutnya Imburi membacakan amanat Menteri Sosial Juliari Batubara yang mengajak generasi muda menjadi pahlawan masa kini dengan cara menorehkan prestasi dalam berbagai bidang, memberi kemaslahatan bagi umat dan membawa harum nama Indonesia di mata dunia.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Wondama melalui Dinas Sosial kembali memberikan santunan kepada para veteran eks pejuang Trikora juga beberapa tokoh masyarakat yang memiliki kontribusi besar bagi daerah.
Upacara Hari Pahlawan di Wondama diundur ke 11 November karena 10 November jatuh pada hari minggu. (Nday)

Pos terkait