Gasmator Surati Kementrian Pertanyakan Kucuran Dana Rp 400 Juta

  • Whatsapp

Pengertian adat  suatu gagasan kebudayaan yang terdiri dari nilai kebudayaan, norma, kebiasaan,dan hukum adat yang lazim dilakukan di suatu daerah. Apabila adat tersebut tidak dilaksanakan dengan baik oleh seseorang maka akan terjadi kerancuan dan kecelakaan sejarah yang menimbulkan tidak adanya keharmonisan dalam kehidupan masyarakat adat terhadap pelaku yang dianggap menyimpang karena sejarah yang benar akan melahirkan kedamaian namun ketika sejarah yang bersifat bohong akan melahirkan kehidupan yang tak harmonis.

Pembohongan sejarah dan sengketa tanah adat di toraja kerap terjadi akibat tidak sesuai amanah yang di turunkan berdasarkan silsila tongkonan yang sebenarnya, seperti informasi yang beredar di kalangan masyarakat Sangalla’ bahwa rumah Puang Laso’ Rinding atau yang akrab di sapa di erah Kapalodangan Puang Sangalla’  di Buntu Kalando akan mendapat kucuran dana 400 juta oleh kementrian Pariwisata dalam hal renovasi, hal itu sangat di Sayangkan ketika dengan adanya kegiatan seperti itu tanpa melibatkan yang seharusnya punya hak penuh karena masyarakat luas tahu bahwa Rumah di Buntu Kalando bergelar Tando’ Na Kaero dimana dalam hal itu garis lurus keturunan puang sangalla sangat jelas hanya melahirkan empat orang anak saja

1. Puang Lai Rinding

2. Puang Palayukan

3. Puang Paliwan

4. Puang Lai Tinggi

dalam hal itu ketika tanpa ada sepengetahuan dari pihak mereka terlebih khusus masyarakat adat sangalla itu kami anggap sangat menyimpang maka dari itu kami menyurati pihak kementrian yang terkait dalam hal pemberian anggaran ke rumah buntu kalando untuk mengetahui kebenaran anggaran tersebut sehingga anggaran itu tak di gunakan salah dalam kepentingan pribadi sehingga tak memunculkan konflik horisontal di kalangan keluarga puang Sangalla sehingga kami generasi muda dapat merasakan keharmonisan hidup beradat  di kampung kami, dan terhindar dari keserakahan niat buruk oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab yang ingin menjadikan adat ladang bisnis ungkap Alvin Layuk Tangke ketua Gasmator