Dorong Generasi Melek Finansial, OJK Gelar Edukasi Keuangan bagi Pelajar dan UMKM di Mansel–Teluk Bintuni

Manokwari, kabartimur.com – Otoritas Jasa Keuangan Papua Barat dan Papua Barat Daya (OJK Pabar Pabarda) bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Teluk Bintuni terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui rangkaian kegiatan edukasi keuangan bagi pelajar dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Rangkaian kegiatan tersebut ditutup pada 29 Januari 2026 melalui program OJK Goes to School di SMP Negeri 2 Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman pengelolaan keuangan sejak dini sebagai bekal generasi muda menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Asisten Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen serta Layanan Manajemen Strategis OJK Pabar Pabarda, Ferdian Ario, mewakili Kepala OJK Pabar Pabarda, menegaskan pentingnya literasi keuangan sejak usia sekolah.

Baca Juga :   Paling Lambat Awal April, Polres Pegunungan Arfak Diresmikan

Ia menyampaikan bahwa pemahaman keuangan dan budaya menabung sejak dini merupakan bagian dari pembentukan karakter pelajar yang disiplin, berintegritas, dan mandiri.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Ransiki, Matianus Dowansiba, mengapresiasi pelaksanaan edukasi keuangan di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan nilai tambah nyata dalam membekali siswa dengan pemahaman pengelolaan keuangan guna mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Sebagai bentuk komitmen peningkatan inklusi keuangan, kegiatan di SMP Negeri 2 Ransiki juga dirangkaikan dengan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) yang diikuti secara luring oleh sekitar 200 siswa dan siswi beserta tenaga pendidik.

Edukasi Keuangan Pelajar dan UMKM di Teluk Bintuni

Sebelumnya, pada 28 Januari 2026, OJK Pabar Pabarda bersama TPAKD Kabupaten Teluk Bintuni melaksanakan kegiatan edukasi keuangan di SMA Negeri 1 Bintuni dan Yayasan Mumtazah An-Nur Waraitama. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan literasi keuangan pelajar sekaligus memperluas akses keuangan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Teluk Bintuni.

Baca Juga :   Wabup Apresiasi ASN Banyak Ikut  Apel

Dalam kesempatan tersebut, Ferdian Ario kembali menekankan pentingnya menanamkan pemahaman keuangan dan budaya menabung sejak dini sebagai fondasi pembentukan karakter siswa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kepala SMA Negeri 1 Bintuni, Dorkas Adolfina, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi keuangan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda yang semakin melek teknologi dan dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi di masa depan. Ia menilai kegiatan ini memberikan wawasan penting bagi siswa dalam mengelola keuangan, menumbuhkan budaya menabung, serta mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan maupun memulai usaha.

Rangkaian kegiatan di Teluk Bintuni kemudian dilanjutkan dengan edukasi keuangan bagi pelaku UMKM di Yayasan Mumtazah An-Nur Waraitama yang dirangkaikan dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh perbankan sebagai bentuk nyata peningkatan akses pembiayaan.

Ketua Yayasan Mumtazah An-Nur Waraitama, Ismi N. Silaratubun, mengapresiasi inisiatif OJK yang dinilai strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat serta penguatan kapasitas pelaku usaha kecil di Kabupaten Teluk Bintuni.

Baca Juga :   Paul Finsen Mayor tuding KPU 'Masuk Angin'

OJK menegaskan akan terus memperluas dan memperkuat program literasi dan inklusi keuangan ke berbagai segmen masyarakat, termasuk pelajar dan pelaku UMKM, guna mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya, serta terlindungi dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan. (*)

Pos terkait