Ditolak Warga, Jubir Satgas Covid19 PB Minta Warga Pahami Kondisi Pasien

  • Whatsapp

MANOKWARI- Akibat dari penolakan warga kepada pasien yang dinyatakan positif Corona, Juru bicara satgas covid 19 Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap meminta masyarakat untuk bisa memahami kondisi yang ada pada kedua pasien positif covid-19 dengan tidak melakukan pemalangan.

Tindakan warga yang melakukan pemalangan di rumah Sakit Provinsi Papua Barat terhadap dua orang pasien yang positif covid 19 ,sangat disayangkan oleh Juru bicara satgas covid 19 Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap dimana sebelumnya sempat ditolak warga Sogun di balai latihan koperasi dan UMKM Provinsi Papua Barat di Sowi Gunung (Sogun), dan kembali terjadi pemalangna dirumah Sakit Provinsi Papua Barat.

dr. Arnoldus Tiniap yang ditemui didepan rumah sakit provinsi papua barat menyebutkan, agar masyarakat harus pahami bahwa cara penularan virus corona ini tidak seperti yang dipikirkan kalau virus tersebut bisa menular lewat angin.

Dijelaskan Arnoldus bahwa penularan virus virona hanya bisa ditularkan bila ada kontak dekat antara orang per orang.

“Itu sebabnya pemerintah telah mengeluarkan intruksi agar jarak dengan orang lain minimal 1 sampai 2 meter. Jadi dari jarak itu kalian tidak bisa tertular”terang Arnoldus.

Sementara untuk 2 pasien positif corona di Manokwari, saat ini sedang berada diruang isolasi rumah sakit provinsi papua barat. Arnoldus mengatakan, nantinya bila ada pasien yang positif maupun mengalami gejala ringan maupun orang tanpa gejala akan dirawat di rumah sakit provinsi.

“Sedangkan kalau ada pasien yang keluhannya berat akan dirujuk kerumah sakit umum Manokwari” kata arnoldus.

Arnoldus menyebutkan, keluarga maupun orang terkahir yang terakhir melakukan kontak langsung dengan 2 orang positif covid-19, sudah di identifikasi dan mereka semua akan menjalani rafid test, dan bila positif maka akan diambil swab dan kemudian asilnya akan dikirim ke Makassar untuk diperiksa. (QZ)

Pos terkait