Dispen Dan Tenaga Medis Berperan Dalam Sosialisasi Vaksinasi Anak Umur 6 dan 11 Tahun

  • Whatsapp

HALTIM,Kabartimur.Com – Kembali dilakukan kegiatan sosialisasi vaksinasi untuk anak di usia 6 sampai 11 Tahun yang bertempat di Sekolah Dasar (SD) Inpres Baturaja Kecamatan Wasile Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Kepala Dinas Pendidikan Haltim, Beni Sutarman menyampaikan ungkapan terimah kasih atas kehadiran peserta vaksinasi meskipun informasi undangan yang terkesan sangat mendadak

Dirinya menyebut , Dasar pelaksanaan imunisasi ini adalah keputusan dari mentri kesehatan RI Nomor H.0107/menkes tentang pelaksanaan Covid-19 dari anak usia 6 dan 11 Tahun.

Menurutnya, dari 10 Kabupaten Kota di Maluku Utara, yang melaksanakan vaksinisasi hanya kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Utara, dan Halmahera Tengah.
” Jadi untuk Haltim sementara sudah mendapat keunggulan dan bisa melaksanakan vaksin terhadap anak usia 6 dan 11 Tahun” ungkap Beni.

Sementara Untuk Sekolah tatap muka seperti biasa, persyaratannya anak-anak harus sudah divaksin minimal 50 persen,

Senada Kepsek SD Inpres Baturaja, Ny. Rasiyem, mengatakan bahwa kesempatan sosialisasi dan imunisasi nantinya akan di berikan penjelasan oleh dokter maupun tenaga Medis.

“Sebagai syarat melakukan belajar tatap muka, Guru maupun Murid, semuanya harus sudah divaksin, hal ini butuh pengertian baik dan kesadaran kita bersama,” Jelas Kepsek.

Terpisah, dr. Nauratul Afda, menuturkan Setiap Kepala-Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua Wali dan Siswa-siswi, harus dapat mendukung perogram Pemerintah terkait dengan Gerai Vaksinasi Merdeka anak usia 6 dan 11 Tahun, serta membantu mensosialisasikan bahwa vaksin aman dan halal, tidak ada efek yang dapat mempengaruhi kesehatan anak.

“Vaksin ini baik untuk kesehatan anak kedepan apabila ada virus apapun yang menyerang setidaknya, anak kita daya tahan tubuh sudah siap untuk menangkis penyakit atau virus tersebut,” Jelasnnya.

Perlu diketahui, Dosis 1 dengan jumlah total sebanyak 50 Orang, dan untuk Siswa-siswi yang mendapatkan Vaksin sebanyak 49 Orang, serta 1 Guru dengan jenis Sinovac sebanyak 25 Vial.
(Red/Ruslan)

Pos terkait