Manokwari kabartimur.com- Guna meningkatkan kapasitas Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), menggelar pelatihan pengembangan kapasitas bagi guru PAUD yang di ikuti oleh sebanyak 40 guru pada Kamis (28/08/2025) di Aston Hotel Manokwari.
Kepala DPMK Papua Barat Legius Wanimbo mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pelayanan dasar. Menurutnya, guru PAUD adalah langkah awal dalam perjalanan pendidikan anak, sebagai OPD teknis yang membidangi pemberdayaan masyarakat dan kampung, DPMK Provinsi
Papua Barat memiliki peran dalam menumbuhkan kapasitas SDM kampung melalui pelatihan guru PAUD, serta mendorong pemanfaatan Dana Desa dan Dana Otsus untuk mendukung layanan PAUD.
“ Kita akui bahwa untuk mendidik anak-anak PAUD tidaklah mudah, dibutuhkan kesabaran dan ketekunan karena di usia anak PAUD lebih senang bermain. Dengan pelatihan bagi Guru PAUD kompetensi guru dapat meningkat secara menyeluruh dan perangkat pembelajaran PAUD tersusun serta diterapkan secara mandiri”. Ujarnya.
Sementara itu Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, bahwa pelatihan guru PAUD menjadi bagian dari komitmen pemerintah, dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Dirinya menyebut bahwa pendidikan PAUD, merupakan fondasi awal untuk menanamkan nilai moral dan kemampuan dasar.
” Tantangan pendidikan di Papua Barat masih besar karena terbatasnya sarana, prasarana, serta keterjangkauan wilayah. Namun, saya berharap, dengan pelatihan ini dapat benar-benar dimanfaatkan oleh para guru untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan. Selain itu saya mengajak seluruh stakeholder untuk terus bersinergi dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Papua Barat”. Ujarnya.
Untuk di ketahui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Provinsi
Papua Barat, mengambil peran strategis dengan membangun pondasi kecerdasan anak-anak Papua sejak dari kampung, melalui peningkatan kualitas guru dan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Guru PAUD merupakan garda terdepan dalam menciptakan generasi masa depan Papua Barat yang cerdas dan berkarakter. Oleh karena itu, pengembangan kapasitas guru PAUD tidak hanya penting secara teknis, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dimulai dari kampung-kampung yang menjadi akar dari kekuatan sosial kita. (*)