Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Jakarta, kabartimur.com- Sektor pariwisata terus menunjukkan peran strategis sebagai penggerak perekonomian nasional. Pada 2025, kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan mencapai 4,9 persen, melampaui target awal.

Memasuki 2026, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan memperkuat keberlanjutan program kepariwisataan agar tren positif tersebut terus meningkat.

Hal tersebut disampaikan Wapres saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan Tahun 2026 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (12/01/2026).

“Jika apa yang sudah dilakukan di 2025 ini dipertahankan dan ditingkatkan, saya yakin ini [2026] targetnya bisa tercapai,” ucap Wapres.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Wapres mendorong agar capaian positif sektor pariwisata tersebut diperkuat melalui peningkatan kualitas destinasi, penguatan daya saing, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

Baca Juga :   HUT Mahkamah Agung ke 78 Tahun, Ketua Pengadilan Tinggi Papua Barat Harap Bisa Memberikan Pelayanan Prima

Dalam forum tersebut, Wapres menyampaikan apresiasi atas kinerja kementerian dan lembaga terkait yang berhasil melampaui berbagai target sektor pariwisata sepanjang 2025, mulai dari jumlah wisatawan hingga kontribusi terhadap PDB.

“Jadi terkait jumlah wisman (wisatawan mancanegara), terkait spending devisa, jumlah wisnus (wisatawan nusantara), tenaga kerja, kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto). Ini saya kira sudah cukup baik dan ini saya lihat angka-angkanya melebihi target. Terima kasih untuk kerja kerasnya Bapak-Ibu semua,” tutur Wapres.

Sebagai Ketua Tim Koordinasi Kepariwisataan, Wapres menegaskan sejumlah fokus utama pengembangan pariwisata nasional, antara lain penguatan infrastruktur, peningkatan akses dan keselamatan transportasi wisata, pembenahan kebijakan visa, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas destinasi wisata.

Menjelang Idulfitri 2026, Wapres juga meminta seluruh pemangku kepentingan melakukan persiapan lebih dini, termasuk perbaikan destinasi dan peningkatan kenyamanan wisata.

Baca Juga :   Pemerintah Desa Bangul Menyalurkan BLT Tahap l Tahun 2O22

“Persiapan yang lebih matang juga terkait perbaikan-perbaikan infrastruktur di tempat-tempat tujuan wisata,” imbuhnya.

Menutup rakornas, Wapres menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarkementerian dan lembaga.

“Semakin solid, sinergi dan kerja-kerja kolaboratif seperti ini harus ditingkatkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melaporkan capaian positif sektor pariwisata sepanjang 2025.

“Kami optimistis di tahun ini kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB Nasional akan optimal. Berdasarkan estimasi dari Bank Mandiri, kontribusi bahkan diperkirakan akan menumbuh 4,9 persen,” jelasnya. (Red/*)

Pos terkait