OJK Tunjuk Plt Dirut BEI, Pastikan Operasional Bursa Tetap Stabil

Jakarta, kabartimur.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kesinambungan operasional Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap terjaga setelah pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama BEI. OJK akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) Dirut BEI guna menjaga stabilitas kepemimpinan dan kelancaran pengambilan keputusan strategis.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengatakan pengunduran diri Iman Rachman dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap kondisi pasar modal Indonesia saat ini.

“OJK menghargai keputusan tersebut dan memastikan bahwa hal ini tidak akan mengganggu keberlangsungan operasional perdagangan di BEI,” ujar Inarno dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Inarno juga mengimbau seluruh investor pasar modal untuk tetap tenang dan rasional dalam mengambil keputusan investasi, serta tidak terpengaruh oleh dinamika jangka pendek.

Baca Juga :   Jasa Raharja dan PNM Gelar Pelatihan Safety Riding Tingkatkan Keselamatan Pengendara Motor Wanita

Lebih lanjut, OJK menegaskan akan mengambil peran utama dalam proses reformasi pasar modal Indonesia. OJK akan mengawal sejumlah langkah strategis yang telah disepakati bersama Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal.

Langkah tersebut meliputi penerapan transparansi pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5 persen, peningkatan ketentuan free float saham menjadi 15 persen, pelaksanaan demutualisasi pasar modal, serta penguatan penegakan hukum dan tata kelola.

“OJK akan menindaklanjuti seluruh perhatian yang disampaikan MSCI dan menargetkan penyelesaiannya sebelum Mei 2026. Untuk itu, kami akan berkantor di Bursa Efek Indonesia,” kata Inarno. (*)

Pos terkait