Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyebutkan total BBM yang masuk terdiri dari 150 ribu liter Pertalite, 32 ribu liter Solar, dan 35 ribu liter minyak tanah.
Distribusi BBM di wilayah Teluk Wondama masih mengandalkan moda transportasi laut melalui kapal yang dioperasikan oleh mitra transportir.
Menurut Ispiani, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan KSOP guna memastikan kelancaran pengiriman.
Selain itu, perusahaan juga menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah stok sebagai cadangan (buffer stock) untuk menjaga ketersediaan BBM di wilayah tersebut.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. (Red/*)






