TORAJA UTARA, KABARTIMUR.COM – Jalan poros penghubung Paniki–Bokin yang terletak di Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, dilaporkan amblas dan hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi jalan tersebut semakin memprihatinkan. Selain mengalami amblas, badan jalan juga sempit dan berada di tikungan, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.
“Iya, Pak. Jalan ini rusak parah dan amblas. Bahu jalan yang longsor berada di tepi jurang yang sangat dalam. Kami khawatir, apalagi kalau malam hari, sangat berbahaya,” ujar Anto, warga Tambun Tana, Sabtu (28/3/2026).
Warga berharap adanya perhatian serius dan langkah konkret dari instansi terkait agar kerusakan jalan segera diperbaiki sebelum menimbulkan korban jiwa.
“Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” tambahnya.
Sebelumnya, jalan tersebut sempat ditinjau oleh anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara dari Partai Demokrat, Antonius Semben. Ia menilai kondisi jalan tersebut sangat membahayakan pengguna.
“Kami akan membahasnya di DPRD dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Antonius.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Toraja Utara, Paulus Tandung, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan di lokasi.
“Nanti kami kroscek dan upayakan dilakukan pembenahan. Semoga tersedia anggaran yang cukup,” ujarnya. (*)
Penulis: Matius M






