Halal bi Halal Lintas Partai, Komitmen Merekatkan Kembali Persaudaraan di Wondama Pasca Pemilu 2019

  • Whatsapp

WASIOR – Partai Politik di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat bersepakat untuk menghilangkan segala bentuk permusuhan, perselisihan, saling baku marah, benci dan saling hujat menghujat yang muncul akibat perbedaan pilihan politik dalam Pemilu Serentak 2019.

Dengan telah dibacakan putusan Mahkamah Konstitusi atas gugatan yang dilayangkan pasangan Prabowo-Sandi pada 27 Juni lalu maka semua hal yang berkaitan dengan Pemilu dinyatakan selesai. Semua pihak agar merajut kembali kebersamaan dan persaudaraan yang sempat terkoyak demi menjaga Wondama tetap aman dan damai.

Ikthiar tersebut diwujudnyatakan dalam gelaran Halal bi Halal Kebangsaan Lintas Partai Politik se Kabupaten Teluk Wondama di Gedung Amayora, Miei, Wasior, Sabtu (29/6).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Paulus Indubri, Kapolres AKBP Murwoto, Danramil Wasior Mayor Inf Andri Risnawan serta Ketua KPUD Monika Elsy Sanoi dan para komisioner. Ikut hadir pimpinan dan pengurus parpol, pimpinan OPD serta masyarakat umum.

“Dalam Pemilu 2019 ada banyak luka, ada saling benci dan caci maki. Maka perlu ada langkah konstruktif untuk merajut kembali persaudaraan yang terkoyak itu. Halal bi Halal Kebangsaan Lintas Partai ini menjadi momentum untuk saling membuka pintu maaf, “ kata Laode Mulyadi Syahim selaku ketua panitia sekaligus inisiator acara.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengharapkan Halal bi Halal Kebangsaan Lintas Parpol bisa menjadi forum yang baik untuk menyudahi semua perasaan negatif yang timbul selama hajatan Pemilu Serentak 2019.

“Pasti ada kurang hati, marah-marah dan saling bersaing. Halal bi Halal ini jadi momentum kita semua saling memaafkan. Ke depan semua partai politik dan semua elemen harus saling berkomunikasi. Kita semua berkomitmen untuk mengajarkan politik yang santun untuk membangun daerah kita ini, “ ujar Indubri.

Sebagai pemain utama dalam konstetasi pemilu, parpol hendaknya tampil di depan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan selalu menjaga rasa persaudaraan antar parpol sekalipun merupakan lawan politik dalam Pemilu Serentak 2019 yang baru saja lewat.

“Halal bi halal ini ini menjadi momentum bagi kita untuk menyadari bahwa perbedaan antara agama dan antar faksi politik itu telah selesai. Politik sebagai jalan mulia dalam upaya mencapai kesejahteraan rakyat perlu dibarengi dengan akhlak dan moral sebagai nilai luhur yang mendasari aktivitas hidup beragama dan bernegara, “ lanjut orang nomor dua Wondama ini.

Senada, Ketua DPC Partai Gerindra Teluk Wondama Heri Andoi atas pimpinan parpol Wondama menyerukan agar tidak ada lagi amarah dan sakit hati di antara parpol.
“Mari kita tinggalkan kebencian dan sakit hati dan merajut kebersamaan untuk wujudkan Wondama yang lebih baik, “ pesan Andoi.

Halal bi Halal Lintas Partai yang untuk pertama kalinya digelar di Wondama itu diisi dengan penyampaian hikmah halal bi halal oleh Ustad Muslimin Ali. (Nday)

Pos terkait