Guru dan Pelayan Jemaat di Toraja Utara Wafat, Keluarga Soroti Dugaan Salah Diagnosa

TORAJA UTARA, KABARTIMUR.COM– Kabar duka menyelimuti keluarga besar Fisilia Juli Pasuang. Perempuan yang dikenal sebagai tenaga pendidik dan pelayan gereja ini meninggal dunia pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

Sebelum meninggal, almarhumah sempat menjalani perawatan di RS Pongtiku. Berdasarkan informasi keluarga, hasil pemeriksaan awal diduga terjadi kesalahan diagnosa. Tak lama kemudian, Fisilia dirujuk ke RS Wahidin Makassar dan menjalani perawatan intensif selama dua pekan. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Jenazah almarhumah kini disemayamkan di rumah duka di Dusun Batu Papan, Lembang Tondon Induk, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Ibadah Penghiburan hari pertama

Pihak keluarga menyebut, sebelumnya kondisi Fisilia sempat dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang ke rumah. Namun, kesehatannya kembali menurun hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kondisinya sempat membaik, tapi kemudian menurun hingga akhirnya meninggal dunia,” ujar salah satu anggota keluarga.

Baca Juga :   Hari Literasi Internasional Film Lamek Perdana Tayang

Semasa hidupnya, Fisilia Juli Pasuang dikenal sebagai guru di SD Negeri 5 Sesean Pangli. Ia juga aktif dalam pelayanan keagamaan sebagai guru sekolah minggu di Jemaat Gereja Toraja Raante Pangli.

“Almarhumah dikenal sebagai pribadi yang baik dan aktif dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat,” kata Yunus, kerabat dekat almarhumah.

Kepergian almarhumah membawa duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat sekitar. Sejumlah warga tampak berdatangan ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.

Dalam suasana duka ini, pihak keluarga berharap doa dari semua pihak agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. (*)

Penulis: Matius M

Pos terkait