HALTENG, Kabartimur.com – Proyek pembangunan saluran drainase di Desa Persiapan Loman, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dilaporkan mengalami kerusakan parah meski baru selesai dikerjakan.
Proyek dengan total anggaran Rp1.029.000.000 yang bersumber dari APBD 2025 tersebut berada di bawah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Pemkab Halteng dan dikerjakan oleh CV Kartika Ekapaksi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, dari total panjang sekitar 400 meter, terdapat sedikitnya empat titik yang mengalami kerusakan, baik kategori berat maupun sedang.
Salah satu titik kerusakan berada di depan SMK Negeri 7 Patani, di mana konstruksi drainase sepanjang kurang lebih 20 meter terlihat patah dan ambruk ke dalam saluran. Kerusakan serupa juga ditemukan di ruas jalan depan salah satu staf Syahbandar Patani, dengan panjang sekitar 30 meter.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kerusakan diduga terjadi karena bangunan belum sempat dilakukan penimbunan setelah pembangunan. Saat hujan turun, aliran air mengikis struktur hingga menyebabkan retak dan ambruk.
Sementara itu, di depan Kantor Camat Patani, kondisi drainase mengalami kerusakan sedang. Pada bagian sisi kanan, dasar saluran sudah terlihat dan berpotensi mengalami kerusakan lebih parah jika tidak segera diperbaiki.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor belum memberikan keterangan resmi terkait kerusakan di empat titik tersebut.(Red/*)






