BERSATHU–Indosat Teken MoU, Perkuat Transformasi Digital Industri Travel Haji dan Umrah

JAKARTA, kabartimur.com – Asosiasi BERSATHU bersama PT Indosat Ooredoo Hutchison resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis mendorong transformasi digital yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di industri travel haji dan umrah.

Penandatanganan MoU berlangsung di Capital Place Jakarta, Lantai 31, Kamis (5/2/2026). Kerja sama ini difokuskan pada penguatan pemanfaatan teknologi dan layanan telekomunikasi bagi jamaah haji dan umrah selama berada di Tanah Suci.

MoU tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Asosiasi BERSATHU, Wawan Suhada, SE, MM, dan Ika Rinawati yang mewakili Mutia Murwanti, selaku SVP Digital Distribution PT Indosat Ooredoo Hutchison.

Kolaborasi ini menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha travel haji dan umrah melalui pemanfaatan teknologi digital yang amanah, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Selain itu, kerja sama ini juga menjadi fondasi pengembangan program edukasi, literasi digital, serta penguatan ekosistem industri agar semakin profesional dan terpercaya.

Baca Juga :   Pemerintah Kabupaten Manokwari dan DPRK Manokwari Sepakati KUA-PPAS APBD TA2026

Ketua Umum DPP BERSATHU, Wawan Suhada, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan keniscayaan yang harus disikapi secara bijak dan sistematis.

“Transformasi digital tidak cukup hanya berfokus pada visibilitas dan kecepatan. Yang terpenting adalah membangun sistem bisnis yang menjaga kepercayaan jamaah, mematuhi regulasi, serta mampu tumbuh secara berkelanjutan. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mendorong industri travel haji dan umrah yang sehat dan amanah,” ujar Wawan.

Sementara itu, Ketua DPP BERSATHU H. Farid Aljawi, SE, MH, menekankan kesiapan seluruh anggota menghadapi era keterbukaan melalui digitalisasi ekosistem haji dan umrah.

“Seluruh anggota BERSATHU siap menghadapi era digital dengan prinsip transparansi dan profesionalisme. Kami memaknai digitalisasi sebagai amanah, agar ke depan tidak lagi terjadi penipuan travel umrah karena seluruh proses dapat ditelusuri melalui jejak digital,” tegas Farid yang juga menjabat Ketua Dewan Penasihat DPP Pro Jurnalismedia Siber (PJS).

Penandatanganan MoU ini juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan Seminar Talkshow bertajuk “Digital Growth Playbook”, mengusung tema “Strategi Kolektif Membangun Bisnis Travel Haji dan Umrah yang Tumbuh, Amanah, dan Berkelanjutan”, dengan tagline “Tumbuh digital, tetap amanah. Bukan sekadar viral, tapi closing dan berkah.”
Kegiatan tersebut disponsori oleh Indosat sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital industri berbasis keumatan.

Baca Juga :   MTQ X Tingkat Kabupaten Manokwari Tahun 2024 Diharapkan Menghasilkan Qori dan Qori'ah yang Membanggakan

Sebagai narasumber utama, F. Nisa Bahri, Founder Hanania Group, membagikan strategi digital marketing berbasis kepercayaan dan konsistensi.

“Digital marketing bukan tentang siapa yang paling murah atau paling ramai, melainkan siapa yang paling dipercaya, konsisten, dan manusiawi,” ujarnya.

Narasumber lainnya, Fauzan Akbar, Digital & E-Commerce Expert dari Lentera Cendikia Trainers, memaparkan strategi pertumbuhan digital yang terukur, mulai dari penguatan branding, optimalisasi kanal pemasaran, hingga peningkatan konversi penjualan secara berkelanjutan.

Diskusi dipandu oleh Hj. Meillya, S.Sos, Komisaris Utama PT Tur Silaturrahmi Nabi sekaligus Head of Ambassador and AICBT Representative Brisbane Australia for Indonesia. Forum ini dirancang sebagai ruang strategis bagi pemilik travel dan tim digital marketing untuk menyelaraskan visi bisnis dan strategi pemasaran digital yang berdampak nyata.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari anggota BERSATHU, perwakilan Indosat, serta peserta dari instansi dan masyarakat umum.

Baca Juga :   Kampung Kokas Siap Sukseskan Pemilu 2024 di Maybrat, Ketua PPS: Kami Siap

Melalui kerja sama ini, Indosat berperan sebagai mitra strategis dalam mendukung konektivitas dan pemanfaatan teknologi digital bagi anggota BERSATHU. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta jangkauan pemasaran digital yang lebih efektif dan bertanggung jawab.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, Asosiasi BERSATHU dan Indosat optimistis dapat mendorong terbentuknya ekosistem digital industri travel haji dan umrah yang profesional, terpercaya, serta adaptif terhadap dinamika teknologi dan pasar. (Red/*)

Pos terkait