MANOKWARI

Kesbangpol Manokwari Gelar Penyuluhan Pencegahan Miras dan Narkoba

MANOKWARI- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Manokwari memberikan sosialisasi penyuluhan pencegahan penyalahgunaan minuman keras (miras) dan narkoba terhadap karang taruna dan anak jalanan Distrik Manokwari Barat, Selasa (5/11/2019). Kegiatan ini sebagai bentuk pencegahan serta memberikan pemahaman akan dampak dan bahayanya miras dan narkoba.

Kegiatan tersebut dibuka Asisten II Sekretariat Kabupaten Manokwari, Harjanto Ombesapu. Dia mengatakan narkoba dan miras saat ini semakin marak dan menggerogoti masa depan anak bangsa, khususnya para pemuda dan remaja yang merupakan generasi penerus bangsa.

Selain miras dan narkoba, penyakit masyarakat lainnya yang dapat merusak masa depannya anak bangsa antara lain HIV, prostitusi dan perjudian. Melalui kegiatan penyuluhan ini, kata Harjanto, para pemuda dan remaja dapat memahami akan bahaya penyakit masyarakat tersebut.

“Penyakit masyarakat merupakan perbuatan yang tidak menyenangkan atau meresahkan masayrakat dan dapat merugikan masyrakat yang berakibat menimbulkan gejolak sosial sehingga pada akhirnya dapat mengancam ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat,” kata Ombesapu.

Dikatakan Ombesapu, tata cara pencegahan, pemberantasaan dan penanggulangan penyakit masyarakat tersebut dengan memberi pembinaan, pengawasan dan penindakan. Perbuatan tersebut bertentangan serta melanggar peraturan- peraruran daerah, norma etika, norma sosial, adat istiadat kesusilaan, ketenteraman, dan ketertiban umum yang berlaku dalam masyrakat.

“Diharapkan penyuluhan ini menambah pengetahuan dan pemahaman tentang peredaran dan penggunaan serta penyalagunaan miniman keras dan narkoba dikalangan masyarakat sehingga dapat teratasi,” ucapnya.

Ia berharap agar peserta dapat mengikuti penyuluhan ini dengan serius, cermat dan aktif sehingga kemampuan yang diterima dapat berguna bagi masyarakat disekitar tempat tinggal secara khusus dan secara umum di Kabupaten Manokwari.

“Kepada narasumber baik dari pemerintah, Polri, TNI maupun BNN kiranya ilmu yang dimiliki dapat ditransfer  dengan baik kepada peserta yang nantinya dapat menjadi ujung tombak terdepan dalam mengatasi peredaran minuman keras dan narkoba,” harapnya.(ybr)

To Top
error: Content is protected !!