PEGAF

Bupati Pegaf Minta Tim Satgas Penertiban Aset Daerah Bekerja Maksimal

PEGAF- Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) terus memfokuskan diri dalam upaya penyelamatan aset milik daerah. Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah setempat telah membentuk Tim Satgas Penertiban Aset Daerah, untuk mendata aset daerah baik yang bergerak maupun tidak bergerak.

Bupati Pegaf, Yosias Saroy mengharapkan Tim Satgas dapat bekerja dengan maksimal dan penuh rasa tanggungjawab sesuai dengan kewenangannya. Pasalnya, waktu yang diberikan oleh KPK untuk melaporkan jumlah aset daerah sudah semakin dekat.

“KPK berikan kita waktu sampai tanggal 19 November nanti. Saya harap pada saat itu Kabupaten Pegaf juga sudah dapat melaporkan aset daerah,” kata Yosias, Senin (4/10/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, Tim Satgas ini akan mendata semua aset daerah mulai dari zaman Bupati Karakter, Dominggus Mandacan hingga masa pemerintahannya. Untuk itu, ia meminta seluruh anggota tim dapat membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak khususnya para pejabat yang sudah tidak menjabat lagi maupun yang pindah ke provinsi Papua barat.

“Data kendaraan roda dua, roda tiga, dan roda empat mulai dari bupati karakter hingga saat ini. Sementara tanah tidak akan mengalami kendala yang rumit karena tanah milik negara di Pegaf sangat jelas,” ucapnya.

Ia meminta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Pegaf dapat bekerjasama dengan memberikan data-data kendaraan dinas yang dimiliki setiap OPD. Hal ini untuk membantu tugas Tim Satgas yang dikejar deadline.

“Pimpinan OPD diharapkan bisa bekerjasama dengan melaporkan kendaraan dinas yang dimiliki di OPD,” harap Yosias.(*)

To Top
error: Content is protected !!