OLAHRAGA

Persipura Kembali ke Habitatnya

MANOKWARI- Persipura Jayapura sukses meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Madura United alam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Gelora Bangkalan Madura, Minggu (3/11/2019). Dua gol Mutiara Hitam dicetak Muhammad Tahir dan Titus Bonai.

Hasil itu membuat Persipura naik ke papan atas klasemen yang sejatinya merupakan habitatnya sebagai tim raksasa di Indonesia. Tiga poin dari Madura United mengantarkan Persipura kini berada di posisi ketiga dengan raihan 43 poin, selisih 12 angka dari pemuncak klasemen sementara Bali United.

Diawal musim, Persipura mengalami masa suram dibawah kepelatihan Luciano Leandro. Tujuh laga diawal musim, Boaz Solossa Dkk hanya mengoleksi empat poin, hasil dari empat kali seri dan tiga kali mengalami kekalahan. Hasil buruk tersebut sempat membuat mereka mendekati zona degradasi.

Manajemen Persipura mengambil langkah tegas mengakhiri kerjasama dengan Luciano Leandro sebagai pelatih kepala pada akhir Juni. Luciano dianggap gagal menyetabilkan performa tim kebanggaan masyarakat Papua tersebut.

Pada bulan Juli, manajemen merekrut secara resmi Jacksen F Tiago sebagai pelatih Persipura. Ia sebelumnya melatih Barito Putera, namun memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih karena merasa bertanggungjawab atas laju buruk yang didapatkan timnya kala itu.

Keputusan menggaet Jacksen F Tiago berbuah manis. Pelatih berusia 51 tahun tersebut menjawab kepercayaan yang diberikan dengan meraih kemenangan 1-0 diawal kepemimpinannya atas Madura United pada 16 Juli lalu.

Sejak itu, performa Persipura terus menanjak. Bersama Persipura, Jacksen Tiago baru mengalami dua kekalahan dari 17 laga. Sisanya, tiga kali seri dan 12 kali menang. Alhasil, ia membawa Persipura keluar dari situasi keterpurukan menuju ke papan atas klasemen.

Jaksen F Tiago bisa dibilang sudah paham akan karakter para pemain Papua. Menangani Persipura bukanlah hal baru baginya. Pasalnya, ia pernah menukangi Persipura sebelumnya pada tahun 2008-2014.

Selama kurun waktu enam tahun tersebut, ia mempersembahkan tiga kali juara kompetisi kasta teratas sepakbola Indonesia. Keberhasilan itu diraih pada musim 2008/2009, 2010/2011, dan 2013.(*)

To Top
error: Content is protected !!