TANA TORAJA

KPU Torut Menggelar Rakor Dengan Kejari Tana Toraja Terkait Anggaran Pilkada Tahun 2020

Tana Toraja Kabartimur.Com

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Toraja Utara menggelar Rapat Koordinasi bersama TP4D Kejaksaan Negeri Tana Toraja untuk membahas Anggaran Pilkada Tahun 2020 di Ruang Aula Kejari Tana Toraja, Rabu, 23/10/2019.

Ketua KPU Toraja Utara Bonie Fridom, mengatakan Rakor digelar untuk meminta masukan dari TP4D terkait pengelolaan anggaran Pilkada 2020 untuk Toraja Utara yang mencapai Rp. 30 Miliar.

Bonie mengatakan Anggaran Pilkada 2020 untuk Toraja Utara lebih besar dari Kabupaten Tana Toraja karena Toraja Utara ada 21 Kecamatan sedangkan Tana Toraja hanya 19 Kecamatan, ini yang membedakan penganggarannya, jelas Bonie.

Untuk itu KPU Toraja Utara meminta masukan atau petunjuk dari TP4D Kejaksaaan Negeri Tana Toraja tentang penggunaan Anggaran Pilkada 2020 karena melibatkan banyak orang.

Jadi kami butuh  masukan atau pendampingan pengelolaan anggaran Pilkada Tahun 2020 dari TP4D Kejaksaan Negeri Tana Toraja, harap Bonie.

Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Jefri P. Makapedua mengapresiasi langkah jajaran KPU Toraja Utara meminta pendampingan TP4D Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Dan kami akan membantu KPU dalam pelakasanaan anggaran tersebut.

Jefri mengapresiasi kepercayaan KPU Torut kepada Kejari Tana Toraja, dan pihaknya tentu akan bersama-sama dengan pihak KPU Toraja Utara dalam mensukseskan tahap-tahapan pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah di Toraja Utara maupun  Tana Toraja pada Tahun 2020 mendatang.

“Kita berharap agar pilkada bisa berjalan dengan lancar dan damai dan semua elemen masyarakat dan semua yang terkait di dalamnyaagar bersama-sama mensukseskan Pilkada 2020 mendatang”. jelas Jefri.

Sementara Kasi Intel Tana Toraja Ariel Denny Pasangkin, SH saat diwawancara terkait Rapat Koordinasi dengan KPU Toraja Utara yang meminta pendampingan TP4D Kejaksaan Negeri Tana Toraja, mengatakan permintaan KPU Toraja Utara tentang pendampingan Anggaran Pilkada 2020 yang mencapai 30 Miliar itu, tentu TIM TP4D mengkaji dulu baru bicara tentang MoU dengan TP4D Kejari Tana Toraja, jadi nanti dipelajari dulu, jelas Ariel singkat. (tts)

To Top
error: Content is protected !!