TELUK WONDAMA

Wondama Sudah Banyak Perubahan, Elysa Auri Ingin Hadirkan Pemerintahan yang Mendengar dan Melayani

WASIOR – Bakal calon bupati dalam Pilkada 2020 Elysa Auri angkat bicara perihal perkembangan Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat yang kini telah berusia 16 tahun.

Elysa yang sudah puluhan tahun bertugas di luar Wondama menilai kampung halamannya kini sudah jauh lebih baik dibanding yang dulu. Banyak perubahan positif yang telah dirasakan masyarakat dalam berbagai bidang.

Hal itu membuktikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Wondama secara umum telah berjalan dengan baik.

“Kita tidak bisa pungkiri selama 10 tahun Bapak Alberth Torey dan 5 tahun Pak Imburi dan Pak Indubri ada banyak hal yang sudah dilakukan. Kita harus akui itu. Pengakuan itu menjadi dasar bagi saya untuk bisa menata Wondama ke depan, “ ucap Elysa saat konferensi pers usai mendaftarkan diri ke sejumlah parpol di Wasior, Senin malam.

Dia menegaskan, apabila mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dalam Pilkada 2020, dia akan melanjutkan hal-hal baik yang telah diletakkan oleh mantan bupati Alberth Torey maupun di era kepemimpinan duet Imburi dan Indubri.

“Apa yang sudah dicapai Itu jadi dasar untuk kita memulai, apa yang harus kita buat. Kita bentuk manusianya bagaimana, pemerintahannya bagaimana, pelayanan bagaimana. Kita harus mengakui ada itu dulu. Tentu di sana-sini perlu ada pembenahan-pembenahan. Itu jadi bahan evaluasi, “ kata pria yang lama bertugas di Pemprov Papua ini.

Sebagai seorang birokrat tulen, Elysa berkeinginan membentuk pemerintahan yang tidak hanya mampu membangun tetapi juga mampu mendengarkan dan melayani apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah harus dengar masyarakat, mereka maunya seperti apa. Kita harus datang kepada mereka melihat bagaimana kehidupan mereka, bagaimana pendidikan mereka, kesehatan mereka bagaimana, seperti itu. Dengan demikian, ada kolaborasi kebijakan yang bisa diambil untuk jawab harapan masyarakat, “ papar mantan Kepala Biro Umum Pemprov Papua ini. (Nday)

To Top
error: Content is protected !!