MANOKWARI

Pemerintah Berikan Bantuan Bagi Korban Aksi Rusuh Manokwari

MANOKWARI– Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Sosial memberikan bantuan stimulan kepada korban yang terdampak aksi demo rusuh di Manokwari 19 Agustus 2019 lalu.

Tercatat sekitar 145 kepala keluarga yang mengalami dampak rusuh saat demo anarkis tersebut, mereka akan diberikan bantuan dari Kementrian sosial melalui Dinas Sosial Manokwari.

“Korban yang terdampak rusuh kemarin kita berikan bantuan Rp 5 juta kepada setiap kepala keluarga,” kata Kepala Dinas Sosial Manokwari, Mohamad Mansyur SH, ketika di hubungi melalui telpon seluler, Rabu (2/10).

Mansyur mengatakan bantuan yang diberikan itu sebagai modal usaha bagi warga, bantuan tersebut merata bagi semua korban yang sudah terdata, baik korban yang mengalami kerusakan parah akibat rumah dan tempat usaha di bakar maupun tempat usaha yang rusak ringan.

“Ia kita berikan secara merata, entah kerusakan yang ringan maupun yang berat sama bantuannya kita berikan Rp 5 Juta” ujarnya

Meski demikian kata Mohamad Mansyur, penyaluran bantuan diberikan tidak secara manual, bantuan ditransfer melalui rekening milik korban.

Mengenai besaran bantuan, kata Mansyur Kementrian Sosial memberikan bantuan tersebut kepada korban, secara keseluruhan bernilai Rp. 800 juta lebih yang di bagi kepada korban yang telah melengkapi data dan administrasi.

“145 korban penerima bantuan ini mereka sebelumnya telah menyerahkan data dan dokumen sesuai syarat yang di sampaikan, kemudian data tersebut kita kirim ke Pusat,” bebernya.

Sebelumnya Sugiat salah satu Korban pasca rusuh di Manokwari, mengatakan sejauh ini pihaknya belum mendapat bantuan dari pemerintah seperti yang didengar melalui pemberitaan.

Sugiat merupakan korban yang rumah tempat ia mengais rejeki di bakar masa saat aksi 19 Agustus 2019 lalu, kini hanya tinggal puing-puing bangunan bekas di bakar yang terletak di jalan Gunung salju Fanindi.

“Setau saya bantuan yang kami dapat hanya bahan makanan dari Lentara kasih, kemudian sedikit uang dari PLN yang peduli, untuk bantuan dari pemerintah pusat melalui Dinas sosial belum kami terima,” kata Sugiat saat di wawancara beberapa hari lalu.(AD)

To Top
error: Content is protected !!