MANOKWARI

Sikapi Permintaan Rektor Unipa, Kapolres Manokwari Beri Penjelasan

MANOKWARI- Rektor Universitas Papua (UNIPA) menyurati Polres Manokwari pada tanggal 23 September 2019, meminta dukungan dalam rangka menjamin serta mendukung pengamanan saat proses belajar.

Dijelaskan Kapolres Manokwari, AKBP. Adam Erwindi para mahasiswa diharapkan tidak menjadi takut terkait surat yang dilayangkan pihak universitas karena sifatnya hanya mendukung pengamanan di lingkungan Kampus pada saat proses belajar mengajar.

Hal tersebut dilakukan sesuai pengalaman sebelumnya telah terjadi sejumlah kejadian seperti pemalangan serta pengusiran oleh oknum tertentu saat belajar.

“Yang ingin saya tekankan kepada Mahasiswa Unipa agar tidak perlu takut karena tujuan kami ke sana untuk meyakinkan para mahasiswa agar belajar dengan tenang. Seperti kita ketahui beberapa waktu lalu saat belajar di Unipa ada unsur paksaan/diusir oleh oknum-oknum mahasiswa tertentu serta aksi pemalangan dan tentu mengganggu aktifitas belajar,” Jelas Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, Rabu (25/9/19).

Kapolres juga mengajak para mahasiswa untuk berfikir secara bijak, dan apabila ingin menyampaikan aspirasi selalu diperbolehkan tetapi wajib dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Jadi tolong jangan sampai ada pemikiran yang lain-lain, jikalau mahasiswa ingin mayampaikan aspirasi dipersilahkan akan tetapi mematuhi aturan undang-undang dan maklumat yang telah diterbitkan Kapolda Papua Barat. Yang jelas kehadiran kami sesuai surat dari Rektor hanya untuk menjamin kenyamanan mahasiswa,” tambah Adam.

Ditambahkan Kapolres dukungan pengamanan tersebut hanya bersifat patroli dan monitoring tanpa membentuk suatu posko pada lingkungan kampus.

“Untuk penempatan personil maupun pembuatan posko, apalagi razia di lingkungan kampus sama sekali tidak akan dilakukan. Teknis kita hanya untuk mencegah contohnya ada aksi pengrusakan atau tindakan yang bertentangan dengan Hukum,” tandasnya. (sgf)

To Top
error: Content is protected !!