METRO

Petrus Makbon: Tugas Orang Biak Jaga Manokwari sebagai Rumah Bersama

Kepala Suku Biak Mananwir Petrus Makbon.

MANOKWARI–Kepala suku Biak Mananwir Petrus Makbon menyatakan, tugas orang Biak adalah menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian Kota Manokwari.

“Sebagai mambri, saya berharap sekali lagi tugas orang Biak di Manokwari adalah menjaga rumah ini untuk tidak dibongkar lagi,” kata Petrus Makbon di sela acara tatap muka suku besar Arfak dengan suku Biak, Rabu (4/9/2019).

Pihaknya juga sudah sepakat bersama keluarga besar Arfak untuk sama-sama menjaga kota ini sebagai rumah kita bersama. Untuk itu, Petrus juga meminta dukungan keluarga besar Biak menyampaikan pesan kedamaian untuk menjaga keamanan, tertiban, dan kedamaian kepada keluarga masing-masing.

“Tadi semua orang tua sudah hadir dan kita percaya bahwa mereka akan menyampaikan kepada anak-anak mereka,” ujarnya.

Soal pertemuan suku Arfak dengan suku Biak, Petrus mengungkapkan, Dominggus Mandacan juga diangkat sebagai Mambri Mampapok atau panglima yang memiliki wilayah. Jadi tidak ada salahnya sebagai mambri memanggil masyarakatnya untuk duduk bersama dan bicara.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala suku Arfak turunan Irogi Meidodga, Keliopas Meidodga mengatakan, pertemuan ini untuk duduk bersama dan berpikir bersama tentang rumah adat.

“Hari ini dan ke depan kita bergandeng tangan untuk menjaga ketertiban Manokwari. Yang perlu kita tegaskan, kalau ada orang yang memunculkan bahasa yang memisahkan suku Arfak dan Biak, kita jaga. Kita harap supaya Manokwari ini jadi aman, kota injil. Hayati dan maknai injil itu dengan baik,” tegas Keliopas.

Komadan Satuan Brimobda Polda Papua Barat, Kombes Pol G.H Cornelius Mansnembra mengatakan, pertemuan yang digagas ini sangat baik dalam rangka mendukung pihak keamaman menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Mari sama-sama jaga situasi kamtibmas. Saya selaku keluarga besar Biak mengajak seluruh masyarakat Biak jangan lagi mau diperalat dan ikut-ikutan. Tidak usah lagi bergabung dengan demonstrasi-demonstrasi lagi, karena demo itu mematikan karakter orang Biak,” kata Mansnembra.

Mansnembra mengatakan, komitmen menjaga rumah kita Manokwari bukan sebatas nyatakan sikap disini saja.

“Ingat kita punya anak dan sampaikan ke anak-anak kita, janga ikut-ikutan,” tutupnya. (ALF)

To Top
error: Content is protected !!