TELUK WONDAMA

Waspada Cuaca Buruk, Ini Pesan Penting Nakhoda KM Margareth

WASIOR – Cuaca buruk yang terjadi belakangan ini terutama angin kencang yang mengakibatkan naiknya gelombang laut berpotensi mengancam keselamatan pelayaran di wilayah Papua Barat termasuk untuk rute pelayaran Wasior-Manokwari dan sebaliknya.

Nakhoda KM. Margareth – kapal penumpang yang melayani rute Wasior-Manokwari PP Petrus P. Kaloke mengimbau para pengguna jasa agar meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi semua ketentuan yang berhubungan dengan keselamatan pelayaran.

“Kami harapkan kepada pengguna jasa kapal, pertama harus memiliki tiket. Kalau punya tiket itu dijamin asuransi karena kita juga bekerja sama dengan penyedia asuransi. Jadi pada saat ada kecelakaan atau insiden yang menyebabkan cidera di atas kapal itu bisa dapat asuransi, “ ujar Kaloke di Wasior, Senin (12/8).

Kedua, para penumpang diharapkan tidak mengambil atau merusak alat-alat keselamatan yang ada di atas kapal. “Selama ini alat keselamatan itu banyak yang hilang seperti bantal berenang, “ ucap Kaloke.

Dia menyatakan, dalam beroperasi pihaknya selalu mengutamakan keselamatan pelayaran. Komunikasi dan koordinasi dengan BMKG dan petugas kesyabandaran menjadi hal wajib yang selalu dilakukan sebelum kapal lepas tali dari dermaga. Termasuk memastikan ketersediaan alat keselamatan di atas kapal.

Bantal berenang (life jacket) misalnya, dia menyebut yang dimiliki KM Margareth jumlahnya melebihi dari batas muat kapal yakni sebanyak 225 penumpang. Demikian pula anak buah kapal (ABK) semuanya telah memiliki sertifikat keterampilan termasuk dalam hal penggunaan alat-alat keselamatan.

“Dalam situasi darurat mereka sudah tahu apa yang harus mereka lakukan karena kita sudah latihan tentang keselamatan pelayaran, “ sebut pria yang sudah menjadi pelaut sejak 1990.

Kaloke menambahkan, meski sedang dalam cuaca yang tidak bersahabat, sejauh ini pelayaran yang dilakukan KM Margareth masih dalam kondisi yang aman. Hanya pada tempat-tempat tertentu saja yang gelombang lautnya relatif tinggi mencapai 1,5 hingga 2 meter.

“Selama ini masih tetap aman tapi kewaspadaan tetap ada. Mau cuaca bagus, cuaca buruk apapun kondisinya kita tetap waspada, kita bersiap siaga selalu karena kita membawa nyawa, “pungkas kapten kapal berdarah Minahasa ini. (Nday)

To Top
error: Content is protected !!