TELUK WONDAMA

Bupati Imburi Irup Upacara Hari Lahir Pancasila di Wasior : Pancasila Harus Tertanam dalam Hati dan Diamalkan

WASIOR – Bupati Teluk Wondama, Papua Barat Bernadus Imburi menjadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Teluk Wondama di Wasior, Sabtu (1/6).

Upacara yang dipusatkan di pelataran Pelabuhan Wasior itu hanya diikuti lebih kurang 60 orang yang terdiri atas PNS, Pramuka dan personil TNI/Polri. Sebagian besar PNS Pemkab Wondama rupanya lebih memilih liburan daripada ikut menghadiri upacara peringatan hari jadi ideologi negara.

Tampak hadir dalam upacara tersebut Kapolres AKBP Murwoto, Danramil Wasior Mayor Inf Andri Risnawan, Wakapolres Kompol Lang Gia serta sejumlah pimpinan OPD Pemkab Wondama. Bertindak sebagai Komandan Upacara Yulius Korowa, Kabag Administrasi Pemerintahan Setda.

Upacara diisi dengan pembacaan teks Pancasila oleh Irup kemudian pembacaan teks Pembukaan UUD 1945. Selanjutnya Bupati membacakan sambutan tertulis Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Hariyono.

Hariyono menekankan Pancasila sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa bagi bangsa Indonesia.

Walaupun kita sebagai bangsa belum sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif.

“Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, “pesan Hariyono. (Nday)

To Top
error: Content is protected !!