TELUK WONDAMA

223 Balon Anggota DPRD Teluk Wondama Berpeluang Masuk DCS

WASIOR – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat telah menyerahkan hasil verifikasi terhadap dokumen perbaikan bakal calon anggota DPRD Kabupaten Teluk Wondama kepada semua partai politik, Kamis sore. Ketua KPU Teluk Wondama Monika Elsy Sanoi yang ditemui usai kegiatan enggan menyampaikan apakah masih ada bacaleg yang belum melengkapi semua persyaratan. Termasuk apakah ada bacaleg yang dicoret karena tidak memenuhi syarat sebagaimana yang diatur dalam Peraturan KPU.

Dia hanya membocorkan bahwa di dalam dokumen yang diserahkan kepada masing-masing parpol sudah tertera lampiran yang berisi hal-hal apa saja yang perlu dilengkapi atau ditindaklanjuti oleh parpol maupun bacaleg bersangkutan.
“Kita belum bicara MS dan TMS. Nanti ketika diumumkan DCS-nya baru dilihat ada tanggapan masyarakat atau tidak. Kita KPU ada kode etik jadi tidak bisa menyampaikan sesuatu yang belum seharusnya dibuka, “ ujar Monika.

Secara keseluruhan, menurut Monika, balon anggota DPRD yang telah didaftarkan parpol sebanyak 223 orang yang mencakup 13 parpol yakni Golkar, PDIP, PPP, NasDem, Hanura, Garuda, Perindo, Demokrat, PSI, PAN, PKPI, Gerindra dan PKS.

Satu partai lain yang telah mendaftar namun ditolak pengajuan bacalegnya adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). PKB telah melaporkan KPU ke Bawaslu setempat dan kini sedang dalam proses sidang dugaan pelanggaran administrasi Pemilu oleh Bawaslu.

“Jumlah bacaleg 223 itu yang kemungkinan masuk dalam rancangan DSC untuk diumumkan ke masyarakat, “ ucap Monika.

Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Kawilarang yang ditugaskan mengambil hasil verifikasi menyebut dari 20 balon anggota DPRD yang diajukan hanya satu nama yang oleh KPU dinyatakan BMS alias belum memenuhi syarat.
Bacaleg bersangkutan dinyatakan BMS karena belum melampirkan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

“Kita tidak tahu mungkin lupa dimasukan makanya besok kita akan lengkapi semua, “ ujar Kawilarang. (Nday)

To Top
error: Content is protected !!