MANOKWARI

KPU Wondama Tetapkan DPS Pemilu 2019 24.965 Orang

WASIOR -Kabartimur.Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pemilu Serentak tahun 2019 di wilayah setempat sebanyak 24.965 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 13.361 orang pemilih laki-laki dan 11.604 perempuan. Adapun dari 13 distrik/kecamatan yang ada di Teluk Wondama, Distrik Wasior menjadi penyumbang pemilih terbanyak yakni 14.162 orang atau mencapai 56 persen. Sementara Distrik Wamesa dengan jumlah pemilih paling sedikit yaitu 424 orang.

DPS untuk Pileg dan Pilpres 2019 tersebut ditetapkan dalam rapat pleno terbuka di aula SMPN Wasior, Sabtu. Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Teluk Wondama Robert Gayus Baibaba bersama keempat komisioner lainnya.

Ikut hadir Panwaslu, para Kepala Distrik, Kesbangpol, Dinas Dukcapil serta perwakilan Parpol peserta Pemilu.

Ketua KPU Gayus Baibaba menjelaskan, DPS tersebut merupakan hasil pemutakhiran data pemilih oleh petugas Pantarli selama sebulan penuh pada 17 April hingga 17 Mei 2018. Gayus mengklaim petugas Pantarli telah bekerja secara maksimal dengan melakukan coklit (pencocokkan dan penelitian) pemilih dari rumah ke rumah.

“Petugas Pantarli telah mencoret pemilih yang telah meninggal, mencoret pemilih yang telah pindah domisili ke daerah lain dan mencatat pemilih yang telah memenuhi syarat namun belum terdaftar dalam DPS, “ kata Gayus saat memberikan sambutan.

DPS yang telah ditetapkan itu selanjutnya akan diumumkan secara luas kepada masyarakat untuk mendapatkan tanggapan mulai 18 Juni hingga 18 Juli 2018.

KPU menghimbau masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih namun belum terdaftar dalam DPS agar mendatangi petugas pemutakhiran data pemilih di distrik masing-masing dengan membawa KTP elektronik serta kartu keluarga.

“Pemutakhiran data pemilih merupakan tahapan penting dan krusial untuk menentukan Pemilu yang berkualitas. Oleh karena itu kita berkomitmen kuat untuk membuat daftar pemilih yang akurat, komprehensif dan terkini, “ tandas Gayus. (Nday)

To Top
error: Content is protected !!