METRO

Serapan APBD Teluk Wondama 2018 Belum Capai 40 Persen

WASIOR – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat merilis capaian serapan anggaran setiap organisasi perangkat daerah hingga 31 Mei 2018. Sampai dengan akhir triwulan II hanya dua OPD yang serapan anggarannya di atas 50 persen.

Yaitu Dinas Perhubungan dengan pagu anggaran 11 miliar sudah terserap 6,3 miliar atau sebesar 57,98 persen. Peringkat kedua ditempati BKAD dengan pagu anggaran 10,6 miliar sudah terealisasi 6 miliar atau sebesar 56,46 persen.

Tercatat ada 16 OPD serapan anggarannya masih di bawah 50 persen namun di atas 30 persen. Sebanyak 30 OPD di bawah 30 persen dan di atas 20 persen dan sisanya sebanyak 13 OPD belum mencapai 20 persen.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Puspla Kabiay dalam rapat evaluasi dan monitoring pelaksanaan APBD 2018 di Gedung Sasana Karya di Isei, Selasa. Sekretaris Daerah Denny Simbar menyatakan serapan anggaran per OPD masih di bawah rata-rata. Seharusnya, kata dia, serapan OPD hingga memasuki akhir semester satu minimal 40 persen.

“Kalau sekarang kita berada pada awal bulan Juni kita sudah menuju awal semester dua seharusnya itu, idealnya itu penyerapannya rata-rata sudah 40 persen, antara 35 sampai 40 persen. Oleh karena itu mesti ada percepatan-percepatan pelaksanaan anggaran, “ kata Denny.

Adapun secara umum serapan APBD Kabupaten Teluk Wondama sampai dengan 31 Mei 2018 baru mencapai 30-an persen. Yakni, Pendapatan Daerah dari yang dianggarkan 852 miliar lebih telah terealisasi 294 miliar lebih atau 34,47 persen.

Sementara Belanja Daerah yang dianggarkan Rp853 miliar lebih sejauh ini baru terserap 210 miliar lebih atau sebesar 24,70 persen. (Nday)

To Top
error: Content is protected !!