METRO

Kasus BBM Illegal Logpond Aroba, Bintuni masuk tahap 2

MANOKWARI-Penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) Ilegal yang terjadi 26 november 2017 lalu di Logpond Aroba Kabupaten Teluk Bintuni, penyidik Reskrim Polsek Babo telah melakukan penyerahan tahap ll terhadap tersangka Sugandi dan barang bukti  di kantor kejaksaan Negeri Manokwari kamis 31mei 2018 pukul 16.30 wit.
Hal tersebut diungkapkan kabid humas polda papua barat Hary Supriyono kepada kabartimur.com minggu  (3/6/2018).
Menurut Hary, penyerahan tahap II sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 huruf b dan d jo Pasal 23 ayat 2 huruf b dan d UU No 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
Disebutkan Hary, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebanyak 18 ton adalah Bahan Bakar Minyak kencingan atau ilegal yang dibeli oleh Sugandi dari tanki Kapal Tugboat yang berlabuh di dekat pulau asab Distrik Babo dengan harga Rp 4500.
Selanjutnya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebanyak 18 ton diangkut oleh 2 kapal yakni Kapal Motor Laskar Pelangi sebanyak 15 ton dan Kapal Motor Rizky Papua sebanyak 3 ton.
Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebanyak 18 ton yang diangkut oleh kedua kapal tersebut  dibawa ke Logpond Aroba Distrik Aroba untuk dibongkar namun anggota Polsek Babo saat itu langsung melakukan penangkapan dan mengamankan BB tersebut.
Dijelaskan Hary, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebanyak 18 ton dibongkar di Logpond Aroba yakni dengan maksud untuk dijual di perusahaan Kelapa Sawit yang berlokasi di Distrik Bomberai Kabupaten Fakfak dengan harga industri Rp 8.500 (delapan ribu lima ratus rupiah) dan tersangka membuat Faktur Pajak seolah-olah BBM jenis solar tersebut legal atau resmi.
Terkait dengan itu polisi telah mengamankan Faktur Pajak.
Lanjut Hary, dan hasil penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal jenis solar tersebut tersangka mendapatkan keuntungan sebesar Rp 4.000 (empat ribu rupiah).
Adapun barang bukti yang diamankan polisi yaitu BBM jenis solar sebanyak 18 ton, Kapal motor laskar pelangi, dan Kapal motor rizky papua.
To Top
error: Content is protected !!