METRO

Kadin Papua Barat Bahas Konsolidasi Organisasi

MANOKWARI-Kamar Dagang dan indsutri Indonesia  (KADIN)  adalah organisasi pengusaha yang bergerak di bidang ekonomi kerakyatan, penciptaan usaha mikro dan penciptaan pengusaha muda, diatur dalam Undang-undang nomor 1 tahun 1987.
Namun dalam perjalanan perkembangan jaman, kepengurusan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dibagi menjadi dua versi yaitu, kepemimpinan Osman Sapta Oedang dan Eddy Ganefo.

KADIN versi kepemimpinan Eddy Ganefo telah terbentuk di Provinsi Papua Barat dengan kepengurusan Karateker diketuai Marlina dan wakil ketua bidang Organisasi dan Keanggotaan, Assosiasi dan Himpunan, Yohanes Ada Lebang dibantu sejumlah wakil ketua.
Sedangkan sebelumnya KADIN versi Rosan Perkasa Roeslani sudah terbentuk di Provinsi Papua Barat dipimpin Yusuf Saway.

Pada pertemuan perdana KADIN versi Eddy Ganefo yang dirangkai dengan buka puasa bersama pengurus Papua Barat di Restoran Mansinam Beach, Manokwari, dihadiri pula Ketua penasehat Sius Dowansiba, Sabtu 2 Juni 2018 membahas sejumlah agenda penting.
Agenda yang dibahas antara lain, konsolidasi organisasi di tingkat Kabupaten/ Kota se-Papua Barat, setelah kepengurusan di daerah telah terbentuk maka membetuk steering committe (SC) dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Papua Barat tahun 2018.

Selain itu, setelah Hari Raya Idul Fitri, pengurus KADIN Papua Barat kembali menggelar pertemuan bersama untuk meminta waktu audience dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat sekaligus memperkenalkan diri sebagai mitra kerja pemerintah daerah.
Ketua karateker KADIN Papua Barat, Marlina mengatakan,, selain pemerintah daerah, pihaknya juga akan bersilaturahmi dengan KADIN versi Rosan Perkasa Roeslani di Papua Barat untuk mempererat kebersamaan dalam membangun Provinsi ini.

“Kami juga mempersiapkan sekretariat KADIN Papua Barat di Manokwari dan menyiapkan program kerja, pemberdayaan UMKM” Ucap Marlina dalam rapat di Restoran Mansinam Beach Sabtu malam.

Sekretaris DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Papua Barat ini menegaskan, meski kepemimpinan KADIN dua versi tetapi masing-masing berjalan dengan AD/ART sehingga tak ada persoalan.
“Yang penting jalan bersama-sama membangun masyarakat Papua Barat di bidang ekonomi” ujar Marlina.

Marlina optimis dengan waktu tiga bulan yang diberikan DPP KADIN,dirinya yakin bisa melaksanakan tugasnya yaitu, mengkosolidasi organisasi, kemudian membentuk kepengurusan di tingkat Kabupaten/ Kota dan menggelar Musprov untuk memilih Ketua serta pengurus definitif .

To Top
error: Content is protected !!